logo

Harapan Penderita HIV AIDS


Pengembangan vaksin untuk virus HIV AIDS secara tradisional, adalah menadi tantangan para ilmuan luar negri. Konsentrasi mereka berpusat dan fokus pada indentifikasi alami, yaitu kekebalan tubuh yang mempunyai mekanisme dan dapat melawan bahkan mampu mencegah infeksi penyakit HIV. 

Kenyataan dalam waktu dekat ini sangat kuat. Ada sebuah subset dari individu yang disebut elit controller, muncul dan mampu mengendalikan HIV tanpa menggunakan obat-obatan.
Pada Bulan November tahun 2016, Para Ilmuwan internasional yaitu National Institutes Of Health telah mengumumkan penemuan baru yang dinamai bNAb, mereka menyebutnya N6. Menurut penelitian mereka penemuan ini mempunyai kemampuan menetralisir 98 persen strain virus HIV.

Penjelasan dan Pemahaman luas menetralisir antibodi. Antibodi adalah protein berbentuk Y yang diproduksi sistem kekebalan dalam tubuh, dan membantu melawan patogen penyakit seperti virus dan bakteri. Namun HIV dapat bermutasi dan mampu menghindar dan menjadi antibodi defensif.
Sejarah penelitian pada tahun 1990, kenyataanya hanya pada 2009 para ilmuan menemukan vaksin yakni VRC01, atau bNAb dan telah dicoba kepada seseorang yang terisolasi dan hanya menunjukkan kemampuan menetralisir 90 persen virus HIV. Vaksin ini mencegah masuknya virus ke dalam sel inang. telah di uji coba disuntik kepada hewan dan terlihat menjanjikan, antibodi dapat mengendalikan virus selama enam bulan.Namun setelah di uji coba kepada manusia, hasilnya mengecewakan. Memang mengobati penyakit ini sangatlah sulit. 

Apakah ilmuan akan mampu mengatasi masalah ini, belum lah terlihat jelas. Namun yang kita ketahui N6 jauh melampaui VRC01. Para Ilmuan berharap penemuan mereka N6 menjadi harapan, dan menjadi kenyataan bagi mereka penderita HIV AIDS. Untuk sementara ini N6 dalam penelitian, pencegah infeksi virus dan menetralisir hampir sebagian besar strain HIV. Ini akan diselidiki lagi pada tahun 2017. 







Sementara itu info yang tersebar, akan ada percobaan tahap kedua yang akan dimulai tahun 2017 ini. Explor penggunaan VRC01 untuk pencegahan HIV. Ini akan dimulai pertama kali di Brasil, Peru, dan Amerika Serikat, dengan pendaftaran 2.700 orang laki-laki dan transgender ( laki-laki berhubungan dengan laki-laki). Percobaan Kedua telah merekrut pendaftar 1.500 wanita di Botswana, Kenya, Malawi, Mozambik, Afrika Selatan, Tanzania dan Zimbabwe









Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact