Budaya Nginang /Nyirih



Sebuah tradisi atau kebiasaan kaum lansia perempuan lazimnya para eyang-eyang atau simbah Putri ( nenek )kita dipedesaan.

Kinang tidak lepas dari Daun sirih yang  dicampur dengan enjet (kapur sirih) lalu dikunyah. Setelah beberapa menit gigi dibersihkan tembakau kering. 

Sesudah dikunyah dan tembakau diputar dioles2kan disekitar gigi menjadikan gigi berwarna merah maroon dan keluar ludah yg biasa diberi nama Dubang (idu abang).

Kegiatan ini sepertinya sedikit aneh dizaman sekarang, akan tetapi bukti nyata kegiatan ini merupakan bentuk perawatan pada gigi, dan membuat gigi tidak mudah keropos dan menjadi kuat.

Dan jika kita sudah dicium eyang putri (nenek) yang sedang nginang, tentu baunya juga enak, dan wangi.

0 Response to "Budaya Nginang /Nyirih"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel