BAMBANG KALINGGA (SAKUTREM)

Kahyangan Jonggringsalaka, terancam ketentramannya oleh Prabu Kalimantara, raja dari Negara Nusantara yang menginginkan mempersunting Dewi Supraba. Adik Prabu Kalimantara, yang bernama raden Hardadedali, dan patih negara yang bernama Sarotama, dengan para prajuritnya mengepung kahyangan sang Hyang Girinata. Bambang Kalingga (Sakutrem), puteri resi Manumayasa, berubah wujudnya menjadi pustaka Kalimasada, raden Hardadedali tewas berubah wujudnya menjadi panah, demikian pula patih Sarotama, mati juga berubah menjadi panah. Syahdan, ada seekor garuda, namanya Banarata, bertapa di awan menginginkan untuk menjadi raja segala burung, ditemuilah oleh sang Hyang Narada, dan dimintalah bantuannya untuk memerangi musuh kahyangan, yakni prabu Kalimantara. Dikarenakn salah paham, resi Manumayasa yang telah membunuh prabu Kalimantara diserang dari angkasa, akhirnya garuda Banarata ditewaskan juga, berubah wujudnya menjadi payung Tunggulnaga. Oleh sang Hyang Girinata, Bambang Kalingga diberi panah Hardadedali dan Sarotama, kelak dikemudian hari, pada keturunanya juga akan diberikan pusaka-pusaka lagi.

CERITA WAYANG BALE SIGALA-GALA

Di hadapan sang raja, Bimasena tidak mengisahkan peristiwa yang sebenarnya menimpa dirinya di kedung Sungai Gangga wilayah hutan Pramanakoti. Hal tersebut dilakukan semata-mata agar tidak a...da dendam yang tersisa di hatinya. Ia teringat nasihat Naga Aryaka ”Bima, janganlah engkau membalas kejahatan saudara tuamu dengan kejahatan pula, karena hal tersebut tidak menyelesaikan masalah. Serahkan masalahmu kepada Sang Hyang Tunggal penguasa alam semesta. Serahkan kepada Dia perbuatan jahat Sengkuni dan Kurawa. Jika pun ada hukuman, biarlah Dia yang menghukumnya.” Dan Bimasena telah berjanji untuk mentaati nasihat Naga Aryaka, dewa penguasa sungai telah menolong, menyelamatkan dan bahkan memberikan anugerah Tirta Rasakundha kepada dirinya. Prabu Destarastra tahu bahwa ada sesuatu kejadian buruk yang disembunyikan Bimasena, maka pada kesempatan lain Deatarastra memanggil beberapa orang terdekat tanpa kehadiran Bimasena dan saudara-saudaranya. Pada kesempatan tersebut, Sang Prabu Destarastra melampiaskan amarahnya kepada Sengkuni. “Sengkuni, Sengkuni, sampai kapankah engkau akan mempermainkan aku? Berapa kali engkau telah meniupkan kabar bohong kepadaku yang adalah raja Hastinapura.” “Ampun Sang Prabu Destarastra, waktu itu memang benar, saya melihat dengan mata kepala sendiri, bahwa seusai pesta, mungkin karena saking banyaknya minum tuak, Bimasena jalan sempoyongan dan masuk ke kedung sungai Gangga. Para perajurit berjaga-jaga di pinggir sungai, dan siap menolong jika sewaktu-waktu Bimasena timbul dari kedung tersebut. Namun hingga sampai dengan hari ke tiga, anak ke dua dari Pandudewanata tersebut tidak muncul juga. Salahkah jika kemudian aku menyimpulkan bahwa Bimasena telah mati? Adakah seseorang yang mampu bertahan di dalam air selama tiga hari?” “Sengkuni! Nyatanya engkau salah! Bimasena masih hidup!!! Bentakan Destarastra membuat semua yang ada di pisowanan tersebut tertunduk diam. Tidak ada satupun yang berani mengeluarkan kata-kata. Destarastra sendiri nampaknya sudah tidak ingin lagi mengeluarkan sepatah kata pun. Bahkan ia memberi isyarat kepada Gendari agar dituntunnya meninggalkan pisowanan terbatas. Sengkuni semakin terbakar atas nasib baik yang dialami Bimasena. Api kebencian yang menyala-nyala di hati Sengkuni memang ingin sungguh-sungguh diwujudkan untuk membakar, tidak hanya Bimasena tetapi juga Kunti dan ke lima anaknya. Untuk sebuah rencana besar tersebut, Sengkuni tidak mau gagal lagi. Ia memerintahkan Purucona, arsitek nomor satu di Hastinapura untuk membuat sebuah bangunan peristirahatan yang indah dan nyaman di atas pegunungan di luar kotaraja Hastinapura. Bangunan semi permanent tersebut dirancang kusus. Tiang-tiang bangunan diisi dengan sendawa dan gandarukem, bahan sejenis mesiu dan minyak yang mudah terbakar. Kunti dan Anak-anaknya memang bukan tipe pendendam. Di hati mereka telah diajarkan bagaimana senantiasa menumbuhkan sikap nan tulus untuk mengasihi kepada siapapun tak terkecuali, termasuk kepada mereka yang telah menganiaya dirinya. Karena dengan demikian hatinya tidak ditumbuhi dendam yang menggerogoti dan meracuni hidupnya. Oleh karenanya, sekali lagi, bujuk rayu Sengkuni dan Duryudana berhasil mengajak Ibu Kunti, Puntadewa, Bimasena, Herjuna, Nakula dan Sadewa untuk merasakan nyamannya rumah peristirahatan yang bernama Bale Sigala-gala di puncak pegunungan. Dua pekan lagi, saat purnama sidhi, Kunti dan ke lima anaknya berjanji akan memenuhi undangan Sengkuni dan para Kurawa dalam acara andrawina di Bale Sigalgala. Mendengar rencana tersebut Sang Paman Yamawidura, orang yang mempunyai kelebihan dalam hal membaca kejadian yang belum terjadi, merasakan firasat buruk yang harus dihindari. Maka ia memanggil Kanana abdinya, yang ahli membuat terowongan. Kanana diperintahkan untuk menyelidiki Pesanggrahan Bale Sigala-gala dan secepatnya membuat terowongan untuk jalan penyelamatan jika terjadi sesuatu atas pesanggrahan tersebut. Kanana segera melaksanan perintah rahasia Yamawidura dengan sebaik-baiknya, serapi-rapinya dan secepat-cepatnya. Ia tahu bahwa sosok Yamawidura adalah titisan Bathara Dharma, dewa keadilan dan kebenaran. Ia mempunyai kelebihan dan tak tertanding di negara Hastinapura dalam hal membaca kejadian yang akan terjadi. Raja Sendiri mengakui kelebihan adiknya yang sangat disayanginya itu. Maka Kanana meyakini bahwa bakal terjadi huru-hara besar, dan terowongan yang ia buat atas perintah Yamawidura, benar-benar akan menjadi sarana untuk jalan penyelamatan. Kurang dari dua pekan Terowongan yang panjangnya lebih dari 400 langkah tersebut telah selesai. Kanana benar-benar menunjukan kualitasnya. Pada malam menjelang pesta di Balai Sigala-gala, tepat pada tabuh ke sebelas Yama Widura mengidungkan mantra-syair yang isinya mengingatkan agar setiap orang selalu waspada dan berjaga-jaga dalam doa dan pujian, untuk memohon keselamatan, jauh dari segala yang jahat. Kunti dan Bima belum tidur. Mereka terhanyut oleh syair-syair yang dikidungkan Yamawidura. Batin yang cerdas dapat menangkap bahwa melalui Kidung malam tersebut Yamawidura ingin mengingatkan agar Kunti dan Anak-anaknya yang besok sore akan memenuhi undangan para Kurawa di Bale Sigala-gala jangan menanggalkan kewaspadaan dan selalu berdoa mohon terhindar dari segala mara bahaya. Lewat tengah malam, Yamawidura menyelesaikan pembacaan mantra yang di kidungkan. Hampir bersamaan, Kunti dan Bimasena terlelap dalam tidur, menyusul Puntadewa, Herjuna, Sadewa, Nakula dan juga Padmarini isteri Yamawidura dan kedua anaknya Sanjaya dan Yuyutsuh. Malam merambat pelan dilangit Panggombakan. Seakan enggan menemui pagi. Mungkin karena ia tidak sampai hati menyaksikan tragedi besar yang akan terjadi di rumah indah dan asri yang bernama Bale Sigala-gala. Kicau burung bersautan di pagi itu. Langit Panggombakan biru cerah. Tak ada sedikit pun awan yang menggelantung. Kunthi dan anak-anaknya merasakan pula cerahnya hari itu. Secerah hati mereka yang tidak pernah terhalang awan dendam dan kebencian, kendati mereka menjadi sasaran irihati. Seperti yang terjadi belum lama ini, para Kurawa gagal membunuh Bimasena di hutan Pramanakoti. Dikarenakan dari pihak Pandawa mudah melupakan perbuatan jahat yang dilakukan Sengkuni dan para Kurawa maka Pandawa tidak menaruh curiga seikitpun atas undangan pesta di Bale Sigala-gala nanti sore. bahkan bagi Pandhawa kesempatan tersebut dapat menjadi sarana untuk merekatkan hubungan persaudaraan. Lain yang dirasakan para Pandhawa, lain pula yang dirasakan Yama Widura. Sejak Kunthi dan para Pandhawa merencakan akan datang pesta memenuhi undangan warga Korawa di Bale Sigala-gala, Yama Widura, paman dari para Pandhawa itu gelisah. Semalaman ia tidak dapat tidur. Kidung mantra tulak bala, memohon keselamatan mengalun hingga tenggah malam. Sementara malam yang tersisa digunakan untuk berdoa di sanggar pamujan. Apa yang telah dilakukan Yama Widura, termasuk juga pembuatan terowongan yang dikerjakan oleh Kanana, adalah semata-mata demi keselamatan Kunti dan para Pandhawa. Pagi itu, Yama Widura menerima Kunthi dan anak-anaknya yang hendak berpamitan pergi ke gunung Waranawata menghadiri undangan pesta di Bale Sigala-gala “Kakang Mbok Kunti dan anak-anakku Pandawa, kemeriahan pesta dapat dengan mudah membuat orang lupa. Oleh karenanya jangan tinggalkan kewaspadaan. Bimasena engkau orang yang paling perkasa diantara Ibu dan saudara-saudaramu. Padamulah aku titipkan keselamatan Ibu dan saudara-saudaramu.” Dihantar oleh tatapan cemas Yamawidura. Kunthi dan ke lima anaknya meninggalkan Panggombakan. Sejak pagi Bale Sigala-gala menampakan kesibukannya. Aneka bunga dan umbul-umbul menghias halaman dan ruangan. Sebagian besar warga Kurawa telah hadir di situ. Bale Sigala-gala nampak indah mempesona. Purucona dengan bangga melihat karyanya yang istimewa. Semua yang melihat bangungan tersebut selalu berdecak kagum. Nama Purucona yang sudah dikenal menjadi semakin terkenal. Namun tiba-tiba hati Purucona berdesir tatkala membayangkan bahwa nanti malam Bale yang indah menawan akan berubah menjadi kobaran api. Dan api tersebut akan membakar Kunti dan anak-anaknya. “Purucona!!! Engkau harus mencegah agar Bale Sigala-gala tidak menjadi alat untuk membunuh orang yang tak berdosa.” Puruncona merasa bersalah. Ia gelisah sepanjang hari. Hingga menjelang pesta kegelisahan Purucona semakin menjadi-njadi. Satu persatu tamu yang datang menambah rasa bersalah semakin berat menekan hati sang arsitek nomor satu di Hastinapura. Ketika sayup terdengar bunyi kenthongan tujuh kali, tamu undangan telah memenuhi ruangan pesta. Namun Patih Sengkuni, Duryudana, Dursasana dan para Kurawa belum menampakan kelegaan. Dikarenakan tamu istimewa yang ditunggu-tungu belum datang, yaitu Kunti dan anak-anaknya. Jika para Pandawa tidak datang apalah artinya pesta yang menelan biaya sangat banyak ini?. Kunthi dan Pandhawa seharusnya sudah sampai di tempat pesta, namun sebelum memasuki lokasi pesta mereka ditemui oleh Kanana, utusan Yamawidura. Ada pesan rahasia disampaikan khususnya kepada Bimasena, seperti yang telah diisyaratkan Jamawidura; “Jangan tinggalkan kewaspadaan! Bimasena engkau orang yang paling perkasa diantara Ibu dan saudara-saudaramu. Padamulah aku titipkan keselamatan mereka” Bimasena meminta Kanana untuk berterus terang apa yang akan terjadi dan tindakan apa yang seharusnya aku lakukan. Namun Kanana tergesa untuk pergi, karena takut diketahui oleh Patih Sengkuna dan warga Kurawa. Sejak Kanana menyelesaikan terowongan rahasia yang berada di ruang paling belakang, ia menyamar sebagai tenaga kasar yang ikut mempersiapkan perlengkapan pesta. Hal tersebut dilakukan supaya ia dapat menjaganya agar keberadaan terowongan rahasia teresebut tidak diketahui oleh para Kurawa. Menjelang tabuh ke delapan, Kunti, Puntadewa, Bimasena, Arjuna dan si kembar Sadewa dan Nakula datang. Duryudana mendekati Sengkuni sambil berbisik. Sengkuni menolehkan mukanya kegerbang masuk. Patih Sengkuni dan Duryudana tergopoh-gopoh menyambut mereka. Keramahtamahan Sengkuni memang berlebihan, membuat risi tamu-tamu yang hadir, selain warga Kurawa. Namun tidak untuk Kunti dan Pandawa sikap Sengkuni dan warga Kurawa dirasakan merupakan perhomatan khusus sesama saudara. Pesta itu sungguh meriah. Para petugas yang mengurusi makanan, minuman dan acara pesta, menjalankan tugasnya dengan baik dan rapi. Aneka hidangan pesta mbanyu mili, mengalir tak pernah henti. Demikian juga acara yang dipentaskan, berganti-ganti penuh variasi. Suasana gembira, acara meriah dan makanan melimpah, menyihir para penikmat pesta untuk terhanyut dalam suasana memabukan. Satu persatu kewaspadaan mereka hilang, Para Kurawa kecuali Patih Sengkuni, Duryudana dan Dursasana sudah tidak dapat mengontrol diri sendiri. Melihat suasana yang semakin memabukan, pemuka pesta terpaksa menghentikan satu acara yang masih tersisa, karena sudah tidak mendapat perhatian. Keadaan menjadi lebih hening. Yang tersisa tinggal beberapa suara gemelintingnya gelas minuman dan piring makanan. Karena sebagian besar yang lain sudah menghentikan makannya karena sudah tidak ada sedikitpun ruang perut yang kosong. Jika semula pesta ini dirancang untuk membawa Kunti dan anak-anaknya terhanyut dalan suasana pesta yang memabukan dan lupa akan dirinya, sehingga mudah diperdaya. Namun yang terjadi adalah sebaliknya. Justru para Kurawa yang seharusnya berpura-pura, malah lebih dahulu terhanyut dalam haru birunya pesta. Sengkuni menjadi binggung. Bagaimana akan melaksanakan rencananya. Dalam keadaan mabuk, ia kesulitan membawa warga Kurawa keluar dari Bale Sigala-gala. Suasana berangsur-angsur hening. Dentingan perkakas yang saling beradu diantara sendok dengan gelas, mangkuk dan piring, sudah tidak terjadi lagi. Para petugas yang mengontrtol makanan dan minuman sudah berhenti melakukan panambahan hidangan. Dikarenakan makanan memang masih cukup ada, masih cukup untuk tamu yang ada. Bahkan mereka mulai mencicil untuk menyingkirkan aneka perkakas yang sudah kotor oleh sisa-sisa makanan dan minuman. Bersamaan dengan itu, datanglah rombongan petapa yang sengaja mampir untuk meminta makanan. Jumlahnya enam orang lima orang putra dan satu orang putri. Kedatangannya disambut hangat oleh para Pandawa, mereka dipersilakan menikmati makanan yang masih terhidang dengan leluasa. Sementara itu Sengkuni dan Duryudana dibuat geram. Warga Kurawa telah gagal melaksanakan tugasnya. Semula diharapan warga Kurawa ikut berpesta tersebut hanya untuk membuat suasana pesta meriah. Dengan berpura-pura ikut makan dan minum sebanyak-banyaknya, agar para Pandhawa terpancing untuk ikut makan dan minum sampai mabuk dan tak sadarkan diri, sehingga dengan mudah Sengkuni dapat melaksanakan rencananya yaitu membakar Bale Sigala-gala beserta Kunthi dan para Pandhawa Namun yang terjadi justru sebaliknya. Para warga Kurawa lah yang tidak dapat menahan diri. Mereka terlalu banyak makan dan minum sehingga menjadi mabuk Perilaku warga Kurawa tersebut secara tidak sadar telah menghambat rencananya sendiri, rencana warga Kurawa yang diprakarsai oleh Patih Sengkuni. Tentunya tidaklah mungkin untuk menunggu mereka yang mabuk sadar kembali. Sengkuni dan Duryudana harus berpacu dengan waktu. Jangan sampai fajar mulai merekah diufuk Timur, Bale-Sigala-gala masih utuh berdiri. Maka dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kecurigaan bagi Kunthi dan anak-anaknya, Duryudana dibantu oleh para hulubalang dan tenaga kasar yang lain, memapah keluar para pemabuk yang tak sadarkan diri. Setelah semua warga Kurawa dan beberapa orang yang mabuk di amankan di tempat yang jauh dari Bale Sigala-gala, Sengkuni mempersilakan Kunthi dan Nakula untuk beristirahat dan tidur di ruang yang telah disediakan, tepatnya di belakang ruang pesta, menyusul Bimasena, Arjuna dan Sadewa. Ketika Kunthi dan Nakula menuju ke ruang belakang, mereka melihat ke enam Petapa tidur nyenyak sekali di lantai, tidak seberapa jauh dengan pintu ruang belakang. Mereka sangat kecapaian. Dewi Kunthi menyapa lembut, dengan tanpa mengharap balasan. “Selamat malam sang petapa, selamat beristirahat dan sampai jumpa di esok hari.” Malam merambat menuju pagi. Dari kejauhan, terdengar suara kentongan yang berbunyi dua kali, mengisyaratkan bahwa waktu telah menunjukan pukul dua dini hari. Sampai di ruang belakang Kunthi melihat Bimasena, Arjuna dan Sadewa masih terjaga. Yang mengejutkan Kunthi bahwa diantara mereka ada seorang abdi dari Panggombakan, orang terdekatnya Yamawidura yang ahli membuat terowongan, bernama Kanana. Ada apa dengan Kanana? Dengan wajah serius Kanana memohon agar diberi kesempatan menjelaskan hal rahasia dengan tanpa didengar oleh orang lain selain Dewi Kunthi dan dan anak-anaknya. Pintu ruangan ditutup perlahan sekali, mereka memusatkan perhatian dan pandangannya pada Kanana yang akan membeberkan hal penting penuh rahasia. “Mohon maaf sebelumnya, Ibu Kunthi dan para Putra, beberapa pekan lalu, saya diperintahkan untuk membuat terowongan rahasia sebagai jalan penyelamatan jika sewaktu-waktu terjadi bencana di pesta Bale Sigala-gala. Terutama kepada Raden Bimasena, Bapa Yamawidura mengingatkan agar selalu waspada dan bertindak cepat untuk menyelamatkan Ibu Kunthi beserta saudara-saudaranya, sewaktu bencana yang di kawatirkan benar-benar terjadi. Inilah pitu terowongan itu. Kunthi dan para Pandawa ternganga. Mereka tidak menyangka bahwa lantai yang beralas permadani di ruang itu dapat dibuka dengan mudah. Setelah dibuka oleh Kanana ternyata dari lobang tersebut ada tangga yang menuju ke pintu terowongan. “Jika terjadi sesuatu, terowongan inilah yang akan membawa kita sampai di bawah bukit dengan selamat” Baru saja Kanana akan menutup pintu terowongan kembali, mereka dikejutkan oleh cahaya merah yang tiba-tiba saja menjadi besar. Hawa panas dengan cepat merambat ke seluruh tubuh mereka. “Kebakaran! Kebakaran! Kebakaran! Kunthi teringat kepada ke enam petapa yang tidur tidak jauh dari pintu ruangan ini. Tetapi ketika akan membuka pintu, ternyata pintu tersebut telah dikancing dari luar. Kunthi sempat berteriak “ Selamat malam Sang Petapa” Kunthi berusaha untuk membuka pintu, namun sebelum berhasil ia telah disaut oleh Bimasena dan bersama para Pandhawa dibawa masuk ke pintu terowongan. Kanana bergerak cepat menutup pintu, setelah Kunthi dan anak-anaknya dipastikan telah masuk terowongan Kunthi bersama lima anaknya telah masuk terowongan rahasia, menyusul peristiwa kebakaran hehat di Bale Sigala-gala. Namun pikiran dan hatinya masih tertinggal di ruangan tempat ke enam petapa tidur. Ia membayangkan bahwa keenam brahmana yang tidur nyenyak, tidak akan mampu menyelamatkan diri dari kepungan api yang merambat teramat cepat. Betapa dahsyatnya kebakaran itu. Hawa panasnya mampu menembus beberapa langkah dari mulut terowongan. Bima menggendong Nakula dan Sadewa berjalan paling belakang menyusuri terowongan, menjauhi pintu trowongan yang terasa semakin panas. Mereka mengikuti cahaya putih yang berjalan paling depan. Bima berusaha menenangkan Ibu dan saudara-saudaranya, terutama si kembar Nakula dan Sadewa yang menangis ketakutan. Siapakah cahaya putih di depan itu? Dialah Kanana? abdi Paman Yamawidura yang ahli membuat terowongan? Pertanyaan Dewi Kunthi dan anak-anaknya rupanya tidak membutuhkan jawaban. Bagi mereka yang penting adalah bahwa cahaya putih itu akan menuntunnya keluar dari terowongan ini menuju tempat yang aman, jauh dari kobaran api Bale Sigala-gala, api yang dinyalakan dari kobaran hati yang penuh dendam dan kebencian. Sebenarnya apa yang terjadi di Bale Sigala-gala? Bale artinya bangunan rumah, Gala adalah jabung. bahan yang bisa menjadi keras seperti semen, namun mudah terbakar. Itulah alasan Patih Sengkuni menggunakan jabung sebagai bahan utama untuk membuat bangunan. Ditambah lagi dengan tiang-tiang penyangga bangunan, yang telah diisi dengan sendawa dan gandarukem, bahan sejenis mesiu yang bisa meledak. Dengan demikian jadilah pesanggrahan “Bale Sigala-gala” yang siap dibakar dan diledakan. Sengkuni yakin, bahwa Bale Sigala-gala akan mampu mengubah tulang daging Kunthi dan Pandawa menjadi abu dan arang. Purucona cepat bakar! bakar! Bakar!!! Perintah tersebut terdengar keras, namun walaupun begitu tidak ada seorang pun diantara Kunthi dan para Pandhawa yang bisa menyelamatkan diri keluar dari Bale Sigala-gala. Apalagi ruangan yang ditempati Kunti dan anak-anaknya telah dikancing dari luar. Sehingga dipastikan bahwa mereka terbakar di dalam ruangan. Api berkobar ganas, disusul suara ledakan ledakan keras dari tiang-tiang bangunan yang diisi sendawa dan gandarukem. Malang bagi Purocana, undagi nomor satu di Hastinapura tersebut sengaja dijadikan tumbal untuk peristiwa Balesigala-gala ini Ia, setelah menyulut Bale Sigala-gala dilempar paksa ke dalam api oleh beberapa perajurit yang ditugaskan Senkuni. Karena jika tidak, dikhawatirkan Purucona akan membeberkan rekayasa kebakaran di Bale Sigala-gala. Patih Sengkuni, Duryudana, Dursasana dan para Korawa yang lain, serta para perajurit dan pekerja pesta, dari kejauhan memandangi lidah-lidah api yang menimbulkan asap hitam pekat. Tanpa berkedip Patih Sengkuni memandangi Bale Sigala-Gala yang dibakar, untuk memastikan bahwa tidak ada seorangpun diantara Kunthi dan anak-anaknya menyelamatkan diri, keluar dari kobaran api. Artinya bahwa Kunthi dan ke lima anaknya hangus terbakar. Karena memang hanya tinggal enam orang yang masih berada di dalam bangunan Bale Sigala-gala, karena yang lainnya telah diajak keluar sebelum kebakaran terjadi. Yah tinggal enam orang. Kunthi, Puntadewa. Bimasena, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Dan pasti tubuh mereka telah menjadi arang dan abu. Demikian pikir Sengkuni Wajah Sengkuni dan warga Kurawa nampak lega dan senang. Karena dengan tewasnya para Pandawa, tidak ada lagi yang menghalangi Duryudana menduduki tahta Hastinapura. Namun bagi yang tidak tahu menahu rencana dibalik semua itu, termasuk para pekerja pesta, peristiwa kebakaran di Bale Sigala-gala itu sungguh mengherankan. Pasalnya bahwa warga Kurawa dan perajuritnya. tidak berusaha untuk memadamkan api Juga perihal evakuasi. Semua warga Kurawa yang mabuk, telah dibawa keluar dari Bale Sigala-gala sesaat sebelum kebakaran terjadi. Sepertinya ada rencana sebelumnya bawa Bale Sigala-gala sengaja dibakar. Tanda-tanda adanya kesengajaan dalam peristiwa kebakaran tersebut semakin dikuatkan ketika menjelang deti-detik terjadinya kebakaran, terdengar teriakan ‘cepat bakar!’ Lepas dari sekenario yang dilakukan, peristiwa kebakaran Bale Sigala-gala merupakan tragedi kemanusiaan yang memilukan. Rakyat pedusunan yang berada dibawah bukit pesanggrahan terbangun karenanya. Mereka tidak tahu-menahu latar belakang dan penyebab kebakaran Bale Sigala-gala. Namun mata hati mereka menatap pilu api yang berkobar menjilat angkasa pada dini hari itu. Dibenak mereka muncul gambaran yang memilukan. Adhuh, Dewi Kunthi dan para Pandawa ada di sana. Tadi siang lewat di dusun ini. Dielu-elukan oleh warga dusun. Disambut sebagai calon raja pengganti Pandudewanata. Rakyat berharap, pada saatnya nanti, ketika Raden Puntadewa menjadi raja akan mampu merubah nasib mereka. Namun saat ini, ketika api telah membakar Bale Sigala-gala, mereka menangis. Para Pandhawa yang mereka cintai dan mereka harapkan akan menjadi raja yang adil bijaksanan telah hangus terbakar. Seperti harapan mereka akan kesejahteraan dan ketenteraman. Telah lenyap ditelan asap. Dini hari yang naas itu akan segera berlalu, dan kidung malam pun tak terdengar lagi, namun rupanya fajar masih enggan menyinarkan cahayaNya, sebelum yang bertikai membuka cedela hati. Pesanggrahan Bale Sigala-gala yang indah megah, tak mampu bertahan lama dari amukan api. Purucona seorang undag...i atau ahli bangunan terkemuka di Hastinapura. termasuk juga menjadi korban keganasan api. Ia dipaksa untuk menyulut Bale Sigala-gala yang ia bangun dengan bahan yang mudah terbakar. Ketika api mulai ganas menyala, Purucona dilemparkan ke dalam api oleh beberapa pengawal yang telah dipersiapkan. Sungguh malang nasibnya si Purucona. Ia sengaja dijadikan tumbal untuk rencana besar ini. Awal tragedi Purucona adalah ketika Patih Sengkuni menemui dirinya dan memerintahkan untuk membangun sebuah pesanggrahan yang indah menawan. Kepercayaan langsung dari Patih Hastinapura kepada dirinya membuat Purucona benar-benar merasa bangga dan gembira. Oleh karena kepercayaan yang diberikan kepadanya Purucona ingin menunjukkan bahwa dalam waktu yang relatif pendek ia mampu menciptakan sebuah karya bangunan yang indah. Konsep bangunan pesanggrahan Bale Sigala-gala adalah ‘Pradah’ artinya ruang-ruang yang ada dibuat terbuka. Dengan desain yang sedemikian rupa Purucona menginginkan setiap ruangan yang ada mampu mempunyai daya undang bagi siapa saja untuk masuk. Setelah mereka masuk, mereka akan dimanjakan dengan ruangan yang nyaman, udara yang segar dan hidangan yang lezat. Sehingga semua orang yang datang, masuk ruangan dan menikmati hidangan yang disajikan akan menjadi lupa terhadap beban hidup yang berat. Semula tidak terlintas sedikitpun dibenaknya bahwa pada akhirnya bangunan itu dibuat demi sebuah sarana untuk melenyapkan Pandhawa lima dari muka bumi. Para Pandawa diundang masuk menikmati hidangan pesta agar menjadi lupa, sehingga meninggalkan kewaspadaan dan akhirnya tidak tahu akan datangnya bahaya api yang meluluh-lantakan semuanya. Maka pada malam itu Purucona menjadi shock setelah mengetahui bahwa Bale Sigala-gala karyanya akan dijadikan sarana untuk membunuh Pewaris tahta Hastinapura yang sah. Sekarang semuanya telang berlangsung amat cepat. Arsitek nomor satu di Hastinapura benar-benar tekah luluh lantak menjadi arang dan abu, bersama dengan karya terakhirnya yang sebelumnya sangat mempesona. Selain Purucona, ada enam orang yang mengalami nasib seperti Purucona. Mereka ditemukan di depan pintu ruang belakang. Siapa lagi kalau bukan Kunthi dan ke lima anaknya. Ketika matahari mulai meninggi, bukit letak pesanggrahan Bale Sigala-gala dibangun, penuh sesak. Orang-orang pada datang untuk memastikan apakah Raden Yudhisthira dan saudara-saudaranya dan juga Ibunya dapat menyelamatkan diri? “Inilah mayat Kunthi, walaupun sudah menjadi arang, masih kelihatan bahwa ini adalah mayat seorang wanita. Dan yang lima ini adalah anak-anaknya, yaitu: Yudhisthira, Bimasena, Herjuna, Nakula dan Sadewa.” Dengan penuh kelegaan Sengkuni menyakinkan bahwa ke enam mayat yang ada, adalah Kunthi dan Pandhawa lima. Dan rupanya keyakinan Sengkuni tersebut tak terbantahkan, karena ada bukti yang ditunjukan. Para rakyat bersedih. Para kawula menangis, melihat ke enam mayat yang diyakinkan Sengkuni adalah mayat Kunthi dan anak-anaknya. Tidak ada yang menyuruh, para kawula pedesan yang datang, bersimpuh mengelilingi keenam mayat tersebut. Rasa hormat dan rasa cinta yang begitu tinggi yang ditunjukkan oleh rakyat Hastinapura kepada Pandawa, walaupun sudah menjadi abu, membuat Sengkuni dan Para Kurawa panas hatinya. Maka segeralah Patih Sengkuni memberikan perintah untuk membubarkan para kawula pedesaan itu. Satu persatu mereka meninggalkan puing-puing Bale Sigala-gala dengan kepala tunduk. Tanpa disadari kaki mereka menginjak-injak abu Purucona sang Arsitek yang malang Para kawula yang diusir Patih Sengkuni menjauh dari puing-puing kebakaran, namun mereka enggan untuk meninggalkan halaman Bale Sigala-gala. Jika pun ada yang keluar halaman, mereka berpencar tidak jauh dari pagar halaman Bale Sigala-gala. Diantara para kawula Hastinapura yang masih berada disekeliling Bale Sigala-gala, terdapat istri dan anak Purucona.. Ibu dan anak tersebut datang dari kotaraja ingin menyaksikan secara langsung keindahan Pesanggrahan Bale Sigala-gala, hasil karya Purucona. Sampai di tempat pesta isteri dan anak arsitektur nomor satu negara Hastinapura tersebut memandang kagum Bangunan pesanggrahan Bale Sigala-gala. Kekaguman mereka tidak sendiri. Karena hampir sebagian besar para tamu undangan yang hadir mengagumi karya Purucona. Namun keindahan bangunan tersebut dalam sekejap berubah dengan cepat. seperti mimpi rasannya. Kini pesanggrahan yang indah telah hangus terbakar. Tak terbayangkan bahwa pesanggrahan yang dibangun ayahnya siang malam dengan susah payah tak kenal lelah, telah lenyap dalam seketika. Bahkan Purucona ikut lenyap bersama bangunan karyanya. Rasa cemas dan kawatir semakin memuncak, ketika sampai siang hari, ibu dan anak tersebut tidak mendapati orang yang amat disayangi. Tidak! Purucona tidak mati! Ia masih hidup pada waktu yang amat panjang.. Buktinya bahwa karya bangunan yang dihasilkan tersebar di seluruh penjuru negeri Hastinapura. Ilmu-ilmunya tentang bangunan sudah diberikan kepada murid-muridnya, anak buahnya, tukang-tukangnya. Lihatlah banyak bangunan yang berdiri di kotaraja Hastinapura yang disebut gaya Purucanan. Dan kemudian ilmu-ilmu arsitektur Purucanan tersebut telah tumbuh dan berkembang bahkan hingga ke manca negara. Ibu dan anak itu berusaha menyangkal bahwa Purucona tidak mati hangus bersama bangunan karyanya. Mereka masih mengharapakan bahwa Purucona hidup dan tinggal bersama-sama dengan keluarga dalam damai, dan penuh kasih sayang. Namun harapan tersebut semakin tipis. Purucona sudah tidak tampak lagi. Menurut dua tamu yang hadir pada malam pesta, mereka menyaksikan, ketika ada api berkobar dan langsung menjadi besar, empat perajurit menghalangi Purucona yang hendak menyelamatkan diri dari kobaran api. Bahkan yang lebih mengerikan, keempat perajurit tersebut melemparkan Purucona ke dalam kobaran api. Purucona menjerit keras-keras. Namun suara jeritannya tenggelam oleh suara ledakan tiang-tiang yang berisi sendawa. “Ayah! Betapa malang nasibmu. Engkau dipakai sebagai alat konspirasi tingkat tinggi. Awalnya ia diberi kesempatan untuk berjalan di depan tetapi kemudian ditusuk dari belakang. Patih Sengkuni, si jahanam akan kubunuh engkau.” “Jangan anakku! Jangan! jika kau lakukan, ibarat sulung masuk api, tak ada gunanya. Engkau akan mati sia-sia. Aku tidak mau kehilangan engkau.” Anak Purucona tidak meneruskan niatnya. Benar apa yang dikatakan ibunya. Jika ia menuruti emosinya dan berusaha membunuh Patih Sengkuni, entah berhasil ataupun tidak, maka akibatnya ia sendiri yang akan dibunuh. Dan jika hal itu yang terjadi, ibunya pasti akan lebih menderita. Sudah kehilangan suami dan kemudian kehilangan anak satu-satunya. “Ibu kita tinggalkan tempat ini dengan segera”. Peristiwa Bale Sigala-gala menjadi sejarah hitam-pekat bagi keluarga Purucona. Walaupun di kotaraja mereka mempunyai rumah besar, megah dan asri, mereka tidak mau lagi kembali ke Hastinapura. Bagi mereka negaranya tidak dapat diandalakan untuk mengayomi warganya. Para penguasa negeri itu bersikap arogan. Ambisi pribadi dikedepankan. Kekuasaan dipakai sebagai alat untuk menguasai. Kedudukan hanya menjadi sarana untuk menginjak-injak rakyat dan memperlakukan rakyat sesuka hatinya. Jika untuk kepentingan diri sendiri, yang benar dapat disalahkan dan yang lurus diadili. “Huh! Tidak sudi lagi aku menginjakan kakiku di kotaraja, sebelum Patih Sengkuni dan begundalnya lengser dari jabatannya. Anak Purucona dan Ibunya berjalan tanpa tujuan. Mereka mempunyai hasrat yang sama, yaitu menjauhi Kotaraja Hastinapura, tempat para penguasa memperlakukan dan membunuh ayahnya sedemikian keji Peristiwa Bale Sigala-gala sangat menggemparkan seluruh kawula Hastinapura. Bukan karena bangunan yang elok asri itu ludes terbakar, tetapi terutama karena Anak-anak Pandudewanata calon raja yang didambakan rakyat menjadi korban. Pandita Durna yang pada waktu kejadian belum berperan banyak selain sebagai guru dari warga Pandawa dan warga Korawa, ikut prihatin dan bersedih, pasalnya karena dua murid terbaiknya yakni Bimasena dan Herjuna menjadi korban. Jika oleh banyak orang peristiwa Bale Sigala-gala dicatat sebagai tragedi pilu umat manusia, namun tidak oleh Patih Sengkuni. Ludesnya Bale Sigala-gala sama artinya dengan sirnanya penghalang yang merintangi ambisinya untuk mendudukan Doryudana di tahta Hastinapura. Oleh karenanya patut disambut dengan sukaria. Tetapi benarkah Sengkuni berhasil menyingkirkan para Pandawa? Memang sementara ini kawula Hastinapura mempercayai bahwa warga Pandawa telah mati. “Telah Mati!? Ucapkan sekali lagi Sengkuni dengan sejelas-jelasnya! “Ampun Kakanda Prabu, memang benarlah adanya. Kami tidak dapat berbuat apa-apa. Api terlalu cepat berkobar dan menghabiskan Pesanggrahan Bale-Sigala se isisnya. Termasuk Kakang Mbok Kunthi, dan ananak-anaknya, juga Purucona sang arsitek itu.’ Destarastra menyesali dirinya yang dilahirkan buta. Karena dengan tidak dapat melihat, banyak kendala-kendala yang dihadapi dalam memerintahkan negara besar seperti Hastinapura ini. Ia selama ini hanya mengandalkan laporan-laporan yang sering tidak sesuai dengan kenyataannya. Bahkan tidak jarang yang merah dilaporkan hijau dan yang kuning dilaporkankan putih. Tergantung dari kepentingan yang melaporkan. Sedih rasa menjadi raja tidak dapat mengerti kondisi yang sebenarnya dari rakyatnya. Kalau tidak karena rasa cintanya kepada Pandu adiknya, sesungguhnya ia tidak mau menduduki tahta Hastinapura. Jika pun dirinya berambisi menjadi raja, tentunya sebagi anak sulung laki-laki dari Prabu Kresnadwipayana, raja Hastinapura sebelumnya. ia akan bersikeras menduduki tahta. Namun karena menyadari keterbatasannya, dengan tulus ia merelakan tahta Hastinapura kepada adiknya. Namun yang terjadi selanjutnya adalah bahwa tahta kembali pada dirinya. Pandu telah wafat akibat kutukan Resi Kimindama. Destarastra memerintah negara Hastinapura dengan segala keterbatasannya. Satu hal yang masih dipegang teguh oleh Destarastra, yaitu bahwa tahta Hastinapura ini adalah titipan Pandu untuk diwariskan kepada anak-anaknya. Tinggal menunggu waktu. Yamawidura adik bungsu Destarastra ditugaskan untuk mendampingi anak-anak Pandu dan mempersiapkan lahir batin, agar pantas menjadi raja. Selang waktu mulai dari meninggalnya Pandudewanata hingga sampai para Pandhawa tumbuh dewasa dan siap menjadi raja inilah yang dimanfaat oleh Patih Sengkuni dan Gendari. Mereka menyusun rencana untuk mendudukan Duryudana menjadi raja. Salah satunya usaha yang dilakukan mereka adalah menjebak Destarastra dengan undang-undang kerajaan yang berbunyi bahwa setiap anak sulung laki-laki raja yang usianya sudah mencukupi, wajib diwisuda menjadi Putra Mahkota. Destarastra menolak. Ia tahu kelicikan Patih Sengkuni dan Gendari, isterinya. Jika Destarsatra mewisuda Duryudana sebagai Putra Mahkota, sama halnya dengan menjilat ludahnya sendiri, menarik tahtanya dari Pandu dan memberikannya kepada Duryudana anaknya. Cara kasarpun pernah dilakukan, yaitu dengan meracun Bimasena yang menjadi kekuatan Pandawa. Namun gagal. Dan sekarang dengan cara yang lebih kasar dan keji, yaitu dengan membakar para pandawa dalam arena pesta. Oleh karenanya Destarastra dapat menangkap kelicikan dan kepalsuan melalui laporan Patih Sengkuni peri hal tragedi Bale Sigala-gala. Destarastra marah besar. Ia tak kuasa mengendalikan dirinya ketika mendengar kabar kematian Kunti dan Pandawa. Destarastra tak kuasa mengeluarkan kata-kata, badannya bergetar, giginya gemeretak. Dari kedua tangannya muncul asap tipis berwarna merah. “Lebur Sekethi!” Sengkuni gemetar ketakutan, ia bergeser menjauh dari Prabu Destarastra. Para Abdi, Kerabat, Punggawa, Senapati dan Permaisuri panik ketakutan. Telapak tangan Prabu Destarastra yang telah berisi aji Lebur Sekethi diarahkan ke tempat Patih Sengkuni duduk. “Dhuaaarr” Suara menggelegar menggema di sitihinggil. Kursi kepatihan lebur jadi debu, dan menyisakan lobang di lantai yang cukup besar dan dalam Semua diam, tak ada yang berani mengeluarkan suara. Prabu Destarastra tersengal napasnya. Ia duduk lemas di kursi raja, kursi yang banyak direbutkan orang. Pandangannya seakan menerawang jauh dan jauh sekali. Benarkah Kunthi dan anak-anaknya telah mati? Rasanya tidak mungkin. Bukankah masih ada tugas yang harus dikerjakan? Diantaranya adalah menyeimbangkan negara Hastinapura dari perilaku yang tidak baik dan perilaku yang baik Gendari tahu persis bagaimana harus mendampingi Destarastra. Setelah cukup lama Sang Prabu dibiarkan terbang dengan pikirannya dan menyelam dalam perasaannya, Gendari mendekati Sang Prabu dan meraba dadanya dengan penuh kelembutan. “Sang Prabu, hari menjelang senja, perlulah kiranya Sang Prabu mandi agar badan menjadi segar dan pikiran menjadi dingin.” Destarastra tidak menolak, ketika dirinya dituntun oleh isterinya yang walaupun tidak suka dengan perilakunya, namun sebenarnya sangat ia sayangi. (Herjaka HS)

BABAD ALAS WANAMARTA

Negara Amartha merupakan negara yang dikenal sebagai tanah para Pandawa lima. Pada awalnya, negara ini merupakan Hutan Mertani yakni sebuah hutan belantara yang dikenal angker dan menjadi lokasi para jin berkumpul. Hutan ini juga disebut dengan hutan siluman karena seringkali menjadi lokasi para makhluk halus berkumpul. Alkisah, sekembalinya Pandawa ke Astina setelah lolos dari peristiwa Bale Sigala-gala, Destarata, atas saran Patih Sengkuni memberi bagian wilayah pada Pandawa berupa Hutan Mertani atau Wanamarta. Yang sebenarnya ini hanyalah akal-akalan licik Sengkuni dalam usaha menyingkirkan Pandawa. Hutan mertani merupakan hutan yang sangat angker dan terdapat kerjaan jin, dengan harapan Pandawa akan mati saat babad alas ini. Dalam perjalanan ke hutan Alas Wanamarta, Arjuna dihadang resi Wilawuk, yaitu jin raksasa, Mengenai resi Wilawuk atau resi Wilwuk ada yang menceritakan bahwa Resi Wilawuk berwadag seekor naga besar, naga yang mmpubyai sepasang sayap yang panjang dan kuat. Baiknya kita tanggapi kedua versi itu, dan kita simpulkan, Resi Wilawuk adalah seorang jin raksasa, yang dapat berubah menjadi seekor naga.. Resi Wiawuk meminta Arjuna mengikuti resi Wilawuk kepertapaannya, yaitu pertapaan Pringcendani. Arjuna naik kebadan naga, dan naga Wilawuk pun terbang menuju ke pertapaan Pringcendani. Setiba di Pertapan Pringcendani diperkenalkan dengan puteinya,yang cantik dan elok, ia bernama Dewi Jimambang.. Ia cantik bagaikabn bidadari kahyangan.Resi Wilawuk melihat kedua insan saling jatuh cinta, sang resipun menikahkan. Selsai pernikahan, resi Wilawuk memberi sebuah cupu berisi lenga (minyak) Jayengkaton Khasiatnya, barangsiapa memoleskan minyak Jayengkatonp ada kedua maatanya, maka akan melihat alam halus, dimana akan melihat segala jin dan kerajaannya. Resi juga menghadiahi pusaka Jalasutera kencana setelah semua keperluannya selesai, Arjuna pun berpamitan untuk pergi ke hutan Wanamarta. Untuk mempercepat perjalanan ke Wanamarta, Resi Wilawuk juga memberikan Kuda Ciptawilaha dan cambuk Kyai Pamuk. Singkat cerita Arajunapun sudah berangkat ke Wanamarta. Perjuangan para Pandawa pun dimulai dengan membuka hutan Mertani. Mereka pun harus menghadapi para prajurit jin dibawah pimpinan Arya Dandunwacana. Arya Dandunwacana pun dibantu oleh Detya Sapujagad, Detya Sapulebu, Detya Sapuangin, dan Senapati Perang Negara Mertani. Mereka pun memiliki keahlian dan kemampuannya masing-masing. Sementara para Pandawa yang dipimpin oleh Bima terus berjuang dengan bantuan Nakula dan Sadewa. Awalnya mereka pun dapat mengalahkan prajurit Jin tersebut. Namun, saat menghadapi Arya Dananjaya, mereka pun mengalami kekalahan karena terjerat Jala Sutra Emas. Mereka kemudian dipenjarakan di Negara Mertani. Namun Bima, Nakula, dan Sadewa pun mendapat pertolongan dari Arjuna. Berkat khasiat dari ‘Minyak Jayengkaton’ pemberian dari Bagawan Wilawuk ia pun dapat melihat makhluk dan kerajaan siluman untuk menolong para Pandawa. Berkat minyat tersebut pula, mereka dapat membuka tabir rahasia hutan Mertani yang merupakan kerajaan siluman. Hal tersebut membantu mereka dalam peperangan melalui prajurit Jin untuk mendapatkan Hutan Mertani. Oleh karenanya, prajurit dan kerajaan Jin pun dapat dikalahkan oleh para Pandawa. Arya Danduwacana sendiri dikalahkan oleh Bima. Raganya pun menyatu dalam tubuh Bima setelah menyerahkan Negara Jodipati. Kemudian Arjuna mengalahkan Danajaya dan menyerahkan Negara Madukara. Demikian pula dengan Detya Sapuangin, karena dikalahkan oleh Arjuna, maka Detya Sapuangin menjelma menjadi ajian Arjuna. Oleh karenanya sejak saat itu, Arjuna dapat berlari secepat angin. Di sisi lain, Detya Sapujagad dan Detya Sapulebu terkalahkan oleh Nakula dan Sadewa. Masing-masing pun menyerahkan Negara Sawojajar dan Bawenatalun. Sementara Prabu Yudhistira sendiri ‘manunggal’ dalam tubuh Puntadewa. Sejak saat itu, Puntadewa mengganti nama menjadi Yudhistira. Negara Siluman Mertani pun sejak saat itu terkalahkan dan berubah menjadi negara yang dapat terlihat oleh pandangan mata biasa. Hutan Mertani kemudian dijadikan sebagai negara besar dan megah dan digantin namanya menjadi Negara Amarta.

Makna Simbol Tokoh Wayang Punakawan

Lurah Semar (Simbol Ketentraman dan Keselamatan Hidup) Membahas Semar tentunya akan panjang lebar seperti tak ada titik akhirnya. Semar sebagai simbol bapa manusia Jawa. Bahkan dalam kitab jangka Jayabaya, Semar digunakan untuk menunjuk penasehat Raja-raja di tanah Jawa yang telah hidup lebih dari 2500 tahun. 

Dalam hal ini Ki Lurah Semar tiada lain adalah Ki Sabdapalon dan Ki Nayagenggong, dua saudara kembar penasehat spiritual Raja-raja. Sosoknya sangat misterius, seolah antara nyata dan tidak nyata, tapi jika melihat tanda-tandanya orang yang menyangkal akan menjadi ragu. Ki Lurah Semar dalam konteks Sabdapalon dan Nayagenggong merupakan bapa atau Dahyang-nya manusia Jawa. 

Menurut jangka Jayabaya kelak saudara kembar tersebut akan hadir kembali setelah 500 tahun sejak jatuhnya Majapahit untuk memberi pelajaran kepada momongannya manusia Jawa (nusantara).  Jika dihitung kedatangannya kembali, yakni berkisar antara tahun 2005 hingga 2011. Maka bagi para satria momongannya Ki Lurah Semar ibarat menjadi jimat; mung siji tur dirumat. 

Selain menjadi penasehat, punakawan akan menjadi penolong dan juru selamat/pelindung tatkala para satriamomongannya dalam keadaan bahaya. Dalam cerita pewayangan Ki Lurah Semar jumeneng sebagai seorang Begawan, namun ia sekaligus sebagai simbol rakyat jelata. Maka Ki Lurah Semar juga dijuluki manusia setengah dewa. 

Dalam perspektif spiritual, Ki Lurah Semar mewakili watak yang sederhana, tenang, rendah hati, tulus, tidak munafik, tidak pernah terlalu sedih dan tidak pernah tertawa terlalu riang. Keadaan mentalnya sangat matang, tidak kagetan dan tidak gumunan. Ki Lurah Semar bagaikan air tenang yang menghanyutkan, di balik ketenangan sikapnya tersimpan kejeniusan, ketajaman batin, kaya pengalaman hidup dan ilmu pengetahuan. 

Ki Lurah Semar menggambarkan figur yang sabar, tulus, pengasih, pemelihara kebaikan, penjaga kebenaran dan menghindari perbuatan dur-angkara. Ki Lurah Semar juga dijuluki Badranaya, artinya badra adalah rembulan, naya wajah. Atau Nayantaka, naya adalah wajah, taka : pucat. Keduanya berarti menyimbolkan bahwa Semar memiliki watak rembulan (lihat thread: Pusaka Hasta Brata). 

Dan seorang figur yang memiliki wajah pucat, artinya Semar tidak mengumbar hawa nafsu. Semareka den prayitna: semare artinya menidurkan diri, agar supaya batinnya selalu awas. Maka yang ditidurkan adalah panca inderanya dari gejolak api atau nafsu negatif. Inilah nilai di balik kalimat wani mati sajroning urip (berani mati di dalam hidup). Perbuatannya selalu netepi kodrat Hyang Widhi (pasrah), dengan cara mematikan hawa nafsu negatif. 

Sikap demikian akan diartikulasikan ke dalam sikap watak wantun kita sehari-hari dalam pergaulan, “pucat’ dingin tidak mudah emosi, tenang dan berwibawa, tidak gusar dan gentar jika dicaci-maki, tidak lupa diri jika dipuji, sebagaimana watak Badranaya atau wajah rembulan. 

Dalam khasanah spiritual Jawa, khususnya mengenai konsep manunggaling kawula Gusti, Ki Lurah Semar dapat menjadi personifikasi hakekat guru sejati setiap manusia. Semar adalah samar-samar, sebagai perlambang guru sejati atau sukma sejati wujudnya samar bukan wujud nyata atau wadag, dan tak kasad mata. Sedangkan Pendawa Lima adalah personifikasi jasad/badan yang di dalamnya terdapat panca indera. 

Karena sifat jasad/badan cenderung lengah dan lemah, maka sebaik apapun jasad seorang satria, tetap saja harus diasuh dan diawasi oleh sang guru sejati agar senantiasa eling dan waspadha. Agar supaya jasad/badan memiliki keteguhan pada ajaran kebaikan sang guru sejati. Guru sejati merupakan pengendali seseorang agar tetap dalam “laku” yang tepat,pener dan berada pada koridor bebener. 

Siapa yang ditinggalkan oleh pamomong Ki Lurah Semar beserta Gareng, Petruk, Bagong, ia akan celaka, jika satria maka di negerinya akan mendapatkan banyak malapetaka seperti : musibah, bencana, wabah penyakit (pageblug), paceklik. Semua itu sebagai bebendu karena manusia (satria) yang ditinggalkan guru sejati-nya telah keluar dari jalurbebener. 

Jika ditinjau dari perspektif politik, kelompok Punakawan Ki Lurah Semar dan anak-anaknya Gareng, Petruk, Bagong sebagai lambang dari lembaga aspirasi rakyat yang mengemban amanat penderitaan rakyat. Atau semacam lembaga legislatif. Sehingga kelompok pun kawan ini bertugas sebagai penyambung lidah rakyat, melakukan kritikan, nasehat, dan usulan. 

Berkewajiban sebagai pengontrol, pengawas, pembimbing jalannya pemerintahan di bawah para Satria asuhannya yakni Pendhawa Lima sebagai lambang badan eksekutif atau lembaga pemerintah. Dengan gambaran ini, sebenarnya dalam tradisi Jawa sejak masa lampau telah dikenal sistem politik yang demokratis. 

Nala Gareng Nala adalah hati, Gareng (garing) berarti kering, atau gering, yang berarti menderita. Nala Gareng berarti hati yang menderita. Maknanya adalah perlambang “laku” prihatin. Namun Nala Gareng diterjemahkan pula sebagai kebulatan tekad. Dalam serat Wedhatama disebutkan gumeleng agolong-gilig. Merupakan suatu tekad bulat yang selalu mengarahkan setiap perbuatannya bukan untuk pamrih apapun, melainkan hanya untuk netepi kodrat Hyang Manon. 

Nala Gareng menjadi simbol duka-cita, kesedihan, nelangsa. Sebagaimana yang tampak dalam wujud fisik Nala Gareng merupakan sekumpulan simbol yang menyiratkan makna sbb: Mata Juling: Mata sebelah kiri mengarah keatas dan ke samping. Maknanya Nala Gareng selalu memusatkan batinnya kepada Hyang Widhi. Lengan Bengkok atau cekot/ceko : Melambangkan bahwasannya manusia tak akan bisa berbuat apa-apa bila tidak berada pada kodrat atau kehendak Hayng Widhi. Kaki Pincang, jika berjalan sambil jinjit : Artinya Nala Gareng merupakan manusia yang sangat berhati-hati dalam melangkah atau dalam mengambil keputusan. 

Keadaan fisik nala Gareng yang tidak sempurna ini mengingatkan bahwa manusia harus bersikap awas dan hati-hati dalam menjalani kehidupan ini karena sadar akan sifat dasar manusia yang penuh dengan kelemahan dan kekurangan. Mulut Gareng : Mulut gareng berbentuk aneh dan lucu, melambangkan ia tidak pandai bicara, kadang bicaranyasasar-susur (belepotan) tak karuan. 

Bicara dan sikapnya serba salah, karena tidak merasa percaya diri. Namun demikian Nala Gareng banyak memiliki teman, baik di pihak kawan maupun lawan. Inilah kelebihan Nala Gareng, yang menjadi sangat bermanfaat dalam urusan negosiasi dan mencari relasi, sehingga Nala Gareng sering berperan sebagai juru damai, dan sebagai pembuka jalan untuk negosiasi. Justru dengan banyaknya kekurangan pada dirinya tersebut, Nala Gareng sering terhindar dari celaka dan marabahaya. 

Petruk Kanthong Bolong Ki Lurah Petruk adalah putra dari Gandarwa Raja yang diambil anak oleh Ki Lurah Semar. Petruk memiliki nama alias, yakni Dawala. Dawa artinya panjang, la, artinya ala atau jelek. Sudah panjang, tampilan fisiknya jelek. Hidung, telinga, mulut, kaki, dan tangannya panjang. Namun jangan gegabah menilai, karena Lurah Petruk adalah jalma tan kena kinira, biar jelek secara fisik tetapi ia sosok yang tidak bisa diduga-kira. 

Gambaran ini merupakan pralambang akan tabiat Ki Lurah Petruk yang panjang pikirannya, artinya Petruk tidak grusah-grusuh (gegabah) dalam bertindak, ia akan menghitung secara cermat untung rugi, atau resiko akan suatu rencana dan perbuatan yang akan dilakukan. Petruk Kanthong Bolong, menggambarkan bahwa Petruk memiliki kesabaran yang sangat luas, hatinya bak samodra, hatinya longgar, plong dan perasaannyabolong tidak ada yang disembunyikan, tidak suka menggerutu dan ngedumel. 

Dawala, juga menggambarkan adanya pertalian batin antara para leluhurnya di kahyangan (alam kelanggengan) dengan anak turunnya, yakni Lurah Petruk yang masih hidup di mercapada. Lurah Petruk selalu mendapatkan bimbingan dan tuntunan dari para leluhurnya, sehingga Lurah Petruk memiliki kewaskitaan mumpuni dan mampu menjadi abdi dalem (pembantu) sekaligus penasehat para kesatria. 

Petruk Kanthong Bolong wajahnya selalu tersenyum, bahkan pada saat sedang berduka pun selalu menampakkan wajah yang ramah dan murah senyum dengan penuh ketulusan. Petruk mampu menyembunyikan kesedihannya sendiri di hadapan para kesatria bendharanya. Sehingga kehadiran petruk benar-benar membangkitkan semangat dan kebahagiaan tersendiri di tengah kesedihan. 

Prinsip “laku” hidup Ki Lurah Petruk adalah kebenaran, kejujuran dan kepolosan dalam menjalani kehidupan. Bersama semua anggota Punakawan, Lurah Petruk membantu para kesatriaPandhawa Lima (terutama Raden Arjuna) dalam perjuangannya menegakkan kebenaran dan keadilan. Bagong Bagong adalah anak ketiga Ki Lurah Semar. 

Secara filosofi Bagong adalah bayangan Semar. Sewaktu Semar mendapatkan tugas mulia dari Hyang Manon, untuk mengasuh para kesatria yang baik, Semar memohon didampingi seorang teman. Permohonan Semar dikabulkan Hyang Maha Tunggal, dan ternyata seorang teman tersebut diambil dari bayangan Semar sendiri. 

Setelah bayangan Semar menjadi manusia berkulit hitam seperti rupa bayangan Semar, maka diberi nama Bagong. Sebagaimana Semar, bayangan Semar tersebut sebagai manusia berwatak lugu dan teramat sederhana, namun memiliki ketabahan hati yang luar biasa. 

Ia tahan menanggung malu, dirundung sedih, dan tidak mudah kaget serta heran jika menghadapi situasi yang genting maupun menyenangkan. Penampilan dan lagak Lurah Bagong seperti orang dungu. Meskipun demikian Bagong adalah sosok yang tangguh, selalu beruntung dan disayang tuan-tuannya. 

Maka Bagong termasuk punakawan yang dihormati, dipercaya dan mendapat tempat di hati para kesatria. Istilahnya bagong diposisikan sebagai bala tengen, atau pasukan kanan, yakni berada dalam jalur kebenaran dan selalu disayang majikan dan Tuhan. 

Dalam pagelaran wayang kulit, kelompok punakawan Semar, Gareng, Petruk, Bagong selalu mendapatkan tempat di hati para pemirsa. Punakawan tampil pada puncak acara yang ditunggu-tunggu pemirsa yakni goro-goro, yang menampilkan berbagai adegan dagelan, anekdot, satire, penuh tawa yang berguna sebagai sarana kritik membangun sambil bercengkerama (guyon parikena). 

Punakawan menyampaikan kritik, saran, nasehat, maupun menghibur para kesatria yang menjadi asuhan sekaligus majikannya. 

Suara punakawan adalah suara rakyat jelata sebagai amanat penderitaan rakyat, sekaligus sebagai “suara” Tuhan menyampaikan kebenaran, pandangan dan prinsip hidup yang polos, lugu namun terkadang menampilkan falsafah yang tampak sepele namun memiliki esensi yang sangat luhur. Itulah sepak “terjang punakawan” bala tengen yang suara hatinuraninya selalu didengar dan dipatuhi oleh para kesatria asuhan sekaligus majikannya.

PUNAKAWAN (Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong)

Punakawan merupakan tokoh-tokoh dalam dunia pewayangan (yang lucu-lucu). Tokoh-tokoh ini dalam sejarahnya tidak ditemui dalam kisah Mahabharata asli atau versi mitologi Hidu. Konon, tokoh-tokoh ini diciptakan oleh Sunan Kalijaga, atas saran para Wali lainnya juga, sebagai salah satu media dalam melakukan penyebaran agama Islam di tanah Jawa. Punakawan terdiri dari empat tokoh denga berbagai karakter yang unik di dalamnya. 

Ada Semar, Petruk, Nala Gareng dan juga Bagong. Menilik karakter yang ada, Semar adalah si bijak yang kaya ilmu dan memiliki sumbangsih yang besar pada ndoro-ndoronya lewat petuah-petuah yang disampaikan, meski kadang dengan gaya bercanda. Sementara itu, Gareng adalah tokoh yang tidak cakap dalam berkata-kata walau sebenarnya memiliki pemikiran-pemikiran luar biasa, cerdik dan pandai. 

Alhasil Gareng lebih sering menjadi tokoh dibalik layar dengan ide-idenya yang dijalankan oleh orang lain. Tokoh lain, Petruk, memiliki watak sebagai tokoh yang tidak punya kelebihan apa-apa selain banyak omong. Sedangkan si Bagong, dia ini lebih pada bayang-bayang Semar, cerdas dalam menyampaikan kritik-kritik lewat humor yang dilontarkan, mungkin dapat disamakan dengan tokoh abu nawas atau Nasrudin dalam kisah-kisah humor sufi. 

Nah, jikalau Sunan Kalijaga menciptakan tokoh punakawan sebagai salah satu upaya beliau untuk menyebarkan agama Islam di tanah Jawa, maka saya mempergunakan hakikat yang tersirat di dalamnya dalam menjalankan aktivitas. 

Bagaimana itu bisa terlaksana? Sederhana. Semar berasal dari kata Arab simaar atau ismarun yang artinya paku. Paku adalah alat untuk menancapkan suatu barang, agar tegak, kuat dan tidak goyah. Semar juga memiliki nama lain, yaitu Ismaya, yang berasal dari kata asma-Ku atau simbol kemantapan dan keteguhan. Karena itu usaha yang dilakukan harus didasari keyakinan yang kuat agar usaha tersebut tertancap sampai mengakar. 

Salah satu rekan saya pernah bilang bahwa jika kita ingin menjalankan usaha, maka perlu orang yang punya banya teman dan bisa jualan. Jika penjualan berjalan dengan lancar, maka roda usaha pun bisa berputar. Nah, disinilah tokoh punakawan yang lain, Nala Gareng, bertindak. Nala Gareng sejatinya berasal dari kata naala qorin yang artinya memperoleh banyak kawan memperluas sahabat. Bahasa ndeso-nya, networking. 

Tidak jarang, pekerjaan datang dari kawan tanpa pernah diduga-duga. Bagaimana dengan Petruk dan Bagong? Petruk diadaptasi dari kata fatruk yang artinya tinggalkan yang jelek. Selain itu, Petruk juga sering disebut Kanthong Bolong artinya kantong yang berlobang. 

Maknanya bahwa setiap manusia harus menzakatkan hartanya dan menyerahkan jiwa raganya kepada Yang Maha Kuasa secara ikhlas, tanpa pamrih dan ikhlas, seperti bolongnya kantong yang tanpa penghalang. 

Sejalan dengan orang berusaha, sikap kemantapan dan keteguhan yang tanpa pamrih dan ikhlas niscaya akan memberikan hasil yang terbaik. Sayangnya, banyak orang yang mengartikan terbaik itu adalah mendapatkan atau memperoleh sesuatu, padahal tidak selalu begitu. 

Tokoh yang terakhir, Bagong, berasal dari kata bagho yang artinya pertimbangan makna dan rasa, antara yang baik dan buruk, benar salah. Dalam versi lain kata Bagong berasal dari Baqa’ yang berarti kekal atau langgeng. 

Bagi saya, ini sama halnya dengan sikap instropeksi yang terus-menerus walau sudah terasa nyaman di badan. Kenapa? Agar usaha yang dilakukan bisa kekal yang langgeng karena usaha itu penuh dengan ketidakpastian.

Sekilas Tentang Wayang

Wayang dikenal sejak zaman prasejarah yaitu sekitar 1500 tahun sebelum Masehi. Masyarakat Indonesia memeluk kepercayaan berupa pemujaan roh nenek moyang yang disebut hyang atau dahyang, yang diwujudkan dalam bentuk. Wayang merupakan seni tradisional yang terutama berkembang di Pulau. Pertunjukan wayang telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan sangat berharga (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity). Pertunjukan wayang disetiap negara memiliki teknik dan gayanya sendiri. Dengan demikian, wayang Indonesia merupakan buatan orang Indonesia asli yang memiliki cerita, gaya, dan dalang yang luar biasa. Ada versi wayang yang dimainkan oleh orang dengan memakai kostum, yang dikenal sebagai wayang orang dan ada pula wayang yang berupa sekumpulan boneka yang dimainkan oleh dalang. Wayang yang dimainkan dalang ini diantaranya berupa wayang kulit wayang golek. Cerita yang dikisahkan dalam pagelaran wayang biasanya berasal dari Mahabharata dan Ramayana. Kesenian wayang sendiri awalnya sangat kental dengan ajaran Hindu melalui epik Ramayana dan Mahabarata. Tapi seiring masuknya Islam yang dibawa oleh saudagar dari Arab, Gujarat, dan Cina, telah banyak perubahan yang terjadi pada kesenian wayang ini. Perubahan dalam sistem pewayangan jawa secara baku terutama oleh para walisongo. Hal ini disebabkan wayang pada saat itu dijadikan sebagai media dakwah dalam menyebarkan ajaran Islam. Sebelum Walisongo menggunakan wayang sebagai media dakwah mereka, sempat terjadi perdebatan diantara mereka mengenai adanya unsur-unsur yang bertentangan dengan aqidah, doktrin keesaan tuhan dalam Islam. Selanjutnya para Wali melakukan berbagai penyesuaian agar lebih sesuai dengan ajaran Islam. Bentuk wayangpun diubah yang awalnya berbentuk menyerupai manusia menjadi bentuk yang baru. Wajahnya miring, leher dibuat memanja Salah satu yang mendorong adanya perubahan dalam kesenian wayang adalah raden Patah. Pendiri dan Sultan pertama kerajaan Demak ini meminta para wali agar mengubah beberapa aturan wayang. Atas dasar itu para wali secara gotong royong melakukan sejumlah perubahan. Wayang beber karya Prabangkara(zaman Majapahit) yang dahulunya berbentuk seperti manusia asli dimodifikasi sedemikian rupa dari kulit kerbau yang ditipiskan, dibuat menyamping, tangan dipanjangkan dan digapit dengan penguat tanduk. Perubahan lain yang dilakukan raden Patah adalah menambahkan tokoh gajah dan wayang Pramponan. Selain itu Sunan Bonang menyusun strutur gramatikanya, Sunan Prawata menambahkan tokoh raksasa, kera, dan juga skenario cerita didalamnya. Sedangkan Sunan Kalijaga mengubah sarana pertunjukan yang awalnya dari kayu diganti dengan batang pisang. Ada pula penambahan blencong, kotak wayang, cempala dan gunugan. Dalam hal esensi yang disampaikan dalam cerita-ceritanya tentunya disisipkan unsur-unsur moral ke-Islaman. Dalam lakon Bima Suci misalnya, Bima sebagai tokoh sentralnya diceritakan menyakini adanya Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan Yang Esa itulah yang menciptakan dunia dan segala isinya. Tak berhenti di situ, dengan keyakinannya itu Bima mengajarkannya kepada saudaranya, Janaka. Lakon ini juga berisi ajaran-ajaran tentang menuntut ilmu, bersikap sabar, berlaku adil, dan bertatakrama dengan sesama manusia. Dalam sejarahnya, para Wali berperan besar dalam pengembangan pewayangan di Indonesia. Sunan Kali Jaga dan Raden Patah sangat berjasa dalam mengembangkan Wayang. Bahkan para wali di Tanah Jawa sudah mengatur sedemikian rupa menjadi tiga bagian. Pertama Wayang Kulit di Jawa Timur, kedua Wayang Wong atau Wayang Orang di Jawa Tengah, dan ketiga Wayang Golek di Jawa Barat. Masing masing sangat bekaitan satu sama lain yaitu “Mana yang Isi (Wayang Wong) dan Mana yang Kulit (Wayang Kulit) dan mana yang harus dicari (Wayang Golek)”. Disamping menggunakan wayang sebagai media para wali juga melakukannya melalui berbagai bentuk akulturasi budaya lainnya contohnya melalui penciptaan tembang-tembang keislaman berbahasa Jawa, gamelan, dan lakon islami. Setelah penduduk tertarik, mereka diajak membaca syahadat, diajari wudhu’, shalat, dan sebagainya. Sunan Kalijaga adalah salah satu Walisongo yang tekenal dengan minatnya dalam berdakwah melalui budaya dan kesenian lokal. Ia menggunakan seni ukir, wayang, gamelan, serta seni suara suluk sebagai sarana dakwah. Dialah pencipta baju takwa, perayaan sekatenan, grebeg maulud, layang kalimasada, lakon wayang Petruk Jadi Raja. Lanskap pusat kota berupa Kraton, alun-alun dengan dua beringin serta masjid diyakini sebagai karya Sunan Kalijaga.

Handphone Tidak Pernah Dipakai Malah Rusak, Kenapa?

Handphone baru dan lama tak terpakai pasti rusak
Handphone baru dan lama tak terpakai pasti rusak
Wawancara ketiga Kami dengan Lucky Sebastian mengenai gadget dan perkembangannya dan penerapannya di kehidupan sehari hari.

Baca Juga : Membedakan Barang Asli dan Black Market oleh Lucky Sebastian

Lalu bagaimana bisa handphone yang tidak pernah dipakai lama, namun bisa rusak ? begini kurang lebih alasanya. Simak terus ya.

Barang elektronik yang lama tidak digunakan memang bisa rusak karena dipengaruhi kondisi tempat di mana barang tersebut disimpan. Tempat seperti di dalam lemari, laci, biasanya cenderung dingin dan lembab, bisa membuat hardware di dalamnya terpengaruh, misal menjadi berkarat atau berjamur.

Baterai pada smartphone yang lama ditinggalkan pada smartphone di dalam lemari juga bisa rusak. Jika smartphone lama disimpan di lemari dan tidak digunakan, ada baiknya 2 minggu atau 1 bulan sekali dikeluarkan dan di-charge hingga setengah atau tiga-perempat penuh, kemudian dimatikan dan disimpan kembali.

Untuk kasus kamera HTC anda, lensa kameranya kemungkinan besar berembun dan berjamur sehingga foto yang dihasilkan menjadi buram.

Jika kita perhatikan, para fotografer kebanyakan memiliki lemari atau kotak khusus untuk menyimpan kamera dan lensa mereka. Lemari dan kotak khusus tersebut dibuat untuk menjaga agar lensa tidak menjadi lembab dan berjamur.

Udara di negara tropis seperti kita memang tinggi kandungan air, dan ini berpengaruh untuk ketahanan barang-barang elektronik.

Bagaimana Membedakan Barang Asli dan Black Market?


Wawancara kedua Kami dengan Mas Lucky Sebastian, seorang arsitek yang juga gemar mengamati perkembangan jaman dan juga gadget.

Baca Juga : Mengapa Produk China Selalu Laris?

Begini jawaban dari Mas Lucky Sebastian.

Saat awal, pemerintah mengharuskan smartphone yang dijual di Indonesia memiliki kartu garansi dan panduan penggunaan dalam bahasa Indonesia, untuk membedakan barang resmi dan BM, dan aturan ini masih berlaku hingga sekarang.

Tetapi aturan ini segera diikuti juga oleh importir barang BM dengan menyediakan kartu garansi dan panduan penggunaan sendiri.

Selain aturan di atas, pemerintah juga mengharuskan setiap smartphone dan berbagai peralatan elektronik yang memiliki koneksi wireless, baik selular, wifi dan bluetooth, harus melewati balai uji perangkat untuk mendapatkan ijin postel.

Ternyata selanjutnya ijin ini juga bisa dimiliki oleh importir barang BM, karena mereka juga melakukan tahap uji yang sama.

Sekarang pemerintah melakukan aturan tambahan untuk smartphone yang memiliki koneksi selular 4G, yaitu TKDN, tingkat kandungan/komponen dalam negeri, yang sedikit banyak (sementara ini) bisa mengerem importir BM untuk memiliki ijin Postel resmi.

Untuk mengetahui smartphone yang kita beli merupakan barang resmi atau tidak, bisa melihat nomor ijin postel disetiap kemasan/dus smartphone, yang biasanya berada satu label dengan nomor IMEI.

Format penulisannya seperti ini: xxxxx/SDPPI/tahun. Contohnya 48766/SDPPI/2016 , atau 49685/SDPPI/2017 , dll , yang kemudian nomor postel ini bisa di cek online disini: https://sertifikasi.postel.go.id/sertifikat?isberlaku=1 .

Perhatikan dihasil pengecekan online, nama customer biasanya brand PT dari device tersebut, misalnya Lenovo Indonesia PT, atau Samsung Electronic Indonesia PT, atau distributor resminya, misalnya PT Erajaya. Kemudian perhatikan kolom merek dan model, modelnya harus sesuai dengan type smartphone yang ada di kemasan.

Jika modelnya tidak sama, bisa jadi smartphone tersebut barang BM yang mendompleng ijin smartphone lain. Jika nomor postel ini tidak tercantum, kemungkinan besar smartphone yang dijual adalah BM.

Karena aturan TKDN ini, semua smartphone yang dijual resmi di Indonesia, harus dirakit di Indonesia, sehingga pada keterangan kemasan akan ditulis: dibuat di Indonesia (Made In Indonesia), kecuali (sementara ini) iPhone7 dari Apple yang menempuh cara TKDN software.

Mengapa Produk Handphone China Selalu Laris?

Produk China selalu laris di pasaran
Produk China selalu laris di pasaran

Sebuah wawancara khusus Kami kepada Mas Lucky Sebastian, seorang arsitek yang gemar mengamati perkembangan gadget.

Jadi sesungguhnya mengapa produk china selalu laris di pasaran ?

Memang saat ini, industri ponsel dan aksesoris sangat berkembang di China. Mereka memiliki infrastruktur, kelengkapan bahan, pelaku industri, dan tenaga kerja yang sangat kompetitif. Hampir semua brand smarphone memiliki industri manufaktur di China.

Dengan dukungan dan kelengkapan seperti disebut di atas, terutama biaya kerja yang murah, banyak industri pembuat asesoris dari banyak belahan dunia, memanufaktur produknya di China. Mereka cukup hanya merancangnya.

Dengan memanufaktur produknya di negara China yang bisa menghasilkan barang dengan tingkat kualitas yang diinginkan, dan harga yang kompetitif, membuat para pelaku industri di bidang ini, sangat menyukai produknya untuk dibuat di China.

Karena masifnya industri di China, level pekerjaan barang-barang industri ini jangan selalu dibayangkan berupa pabrik-pabrik raksasa. Di China kelas rumahan pun sanggup membuat berbagai macam barang, dari sparepart motor hingga perakitan elektronik.

Sebagian besar radio dan raket nyamuk yang beredar di Indonesia, kemungkinan dibuat di industri kelas rumahan. Kemungkinan besar semua smartphone rekondisi atau kadang disarukan dengan istilah refurbished yang dijual di banyak negara lain sebagai barang baru, juga didaur ulang di China.

Mengapa kasesoris gadget bisa sangat murah di China? Selain tenaga kerja yang murah dan jumlah pesanan yang besar, para pelaku industri menawarkan banyak level kualitas produk.

Diantara mereka ada yang melakukan efisiensi dan cerdik di bidang ini. Misalnya membuat casing/sarung smartphone membutuhkan molding (cetakan dasar) untuk mencetak bentuk casing. Molding ini harganya mahal dan harus diganti setelah mencetak puluhan ribu casing/sarung, karena bentuknya mulai berubah dan mungkin menghasilkan cetakan yang cacat.

Molding bekas ini nantinya akan dibeli lagi oleh pembuat casing/sarung smartphone dengan level kualitas lebih rendah, dan digunakan ulang untuk membuat casing dengan harga yang lebih murah. Itu salah satu contoh, mengapa kita bisa membeli casing yang mirip, dengan harga yang berbeda-beda.

Karena di Indonesia pengguna gadget dan asesorisnya masih terus berkembang pesat dan harga yang murah masih menjadi pertimbangan utama, maka wajar saja Indonesia menjadi salah satu tujuan pemasaran hasil produksi aksesoris gadget dari China yang beragam.

ACHILLES TENDINITIS DEFINITION

ACHILLES TENDINITIS DEFINITION Achilles tendinitis is an overuse injury of the Achilles (uh-KIL-eez) tendon, the band of tissue that connects calf muscles at the back of the lower leg to your heel bone. Achilles tendinitis most commonly occurs in runners who have suddenly increased the intensity or duration of their runs. It's also common in middle-aged people who play sports, such as tennis or basketball, only on the weekends. Most cases of Achilles tendinitis can be treated with relatively simple, at-home care under your doctor's supervision. Self-care strategies are usually necessary to prevent recurring episodes. More-serious cases of Achilles tendinitis can lead to tendon tears (ruptures) that may require surgical repair. SYMPTOMS The pain associated with Achilles tendinitis typically begins as a mild ache in the back of the leg or above the heel after running or other sports activity. Episodes of more severe pain may occur after prolonged running, stair climbing or sprinting. You might also experience tenderness or stiffness, especially in the morning, which usually improves with mild activity. When to see a doctor If you experience persistent pain around the Achilles tendon, call your doctor. Seek immediate medical attention if the pain or disability is severe. You may have a torn (ruptured) Achilles tendon. CAUSES Achilles tendinitis is caused by repetitive or intense strain on the Achilles tendon, the band of tissue that connects your calf muscles to your heel bone. This tendon is used when you walk, run, jump or push up on your toes. The structure of the Achilles tendon weakens with age, which can make it more susceptible to injury — particularly in people who may participate in sports only on the weekends or who have suddenly increased the intensity of their running programs. RISK FACTORS A number of factors may increase your risk of Achilles tendinitis, including: Your sex and age. Achilles tendinitis occurs most commonly in middle-aged men. Physical problems. A naturally flat arch in your foot can put more strain on the Achilles tendon. Obesity and tight calf muscles also can increase tendon strain. Training choices. Running in worn-out shoes can increase your risk of Achilles tendinitis. Tendon pain occurs more frequently in cold weather than in warm weather, and running on hilly terrain also can predispose you to Achilles injury. Medical conditions. People who have diabetes or high blood pressure are at higher risk of developing Achilles tendinitis. Medications. Certain types of antibiotics, called fluoroquinolones, have been associated with higher rates of Achilles tendinitis. COMPLICATIONS Achilles tendinitis can weaken the tendon, making it more vulnerable to a tear (rupture) — a painful injury that usually requires surgical repair. PREPARING FOR YOUR APPOINTMENT You'll likely first bring your symptoms to the attention of your family doctor. He or she might refer you to a doctor specializing in sports medicine or physical and rehabilitative medicine (physiatrist). If your Achilles tendon has ruptured, you may need to see an orthopedic surgeon. What you can do Before your appointment, you may want to write a list of answers to the following questions: Did the pain begin suddenly or gradually? Are symptoms worse at certain times of day or after certain activities? What types of shoes do you wear during exercise? What medications and supplements do you take regularly? What to expect from your doctor Be prepared to answer the following questions regarding your symptoms and factors that may be contributing to your condition: Where exactly does it hurt? Does the pain lessen with rest? What is your normal exercise routine? Have you recently made changes to your exercise routine, or have you recently started participating in a new sport? What have you done for pain relief? TESTS AND DIAGNOSIS During the physical exam, your doctor will gently press on the affected area to determine the location of pain, tenderness or swelling. He or she will also evaluate the flexibility, alignment, range of motion and reflexes of your foot and ankle. Imaging tests Your doctor may order one or more of the following tests to assess your condition: X-rays. While X-rays can't visualize soft tissues such as tendons, they may help rule out other conditions that can cause similar symptoms. Ultrasound. This device uses sound waves to visualize soft tissues like tendons. Ultrasound can also produce real-time images of the Achilles tendon in motion. Magnetic resonance imaging (MRI). Using radio waves and a very strong magnet, MRI machines can produce very detailed images of the Achilles tendon. TREATMENTS AND DRUGS Tendinitis usually responds well to self-care measures. But if your signs and symptoms are severe or persistent, your doctor might suggest other treatment options. Medications If over-the-counter pain medications — such as ibuprofen (Advil, Motrin IB, others) or naproxen (Aleve) — aren't enough, your doctor might prescribe stronger medications to reduce inflammation and relieve pain. Physical therapy A physical therapist might suggest some of the following treatment options: Exercises. Therapists often prescribe specific stretching and strengthening exercises to promote healing and strengthening of the Achilles tendon and its supporting structures. Orthotic devices. A shoe insert or wedge that slightly elevates your heel can relieve strain on the tendon and provide a cushion that lessens the amount of force exerted on your Achilles tendon. Surgery If several months of more-conservative treatments don't work or if the tendon has torn, your doctor may suggest surgery to repair your Achilles tendon. LIFESTYLE AND HOME REMEDIES While it may not be possible to prevent Achilles tendinitis, you can take measures to reduce your risk: Increase your activity level gradually. If you're just beginning an exercise regimen, start slowly and gradually increase the duration and intensity of the training. Take it easy. Avoid activities that place excessive stress on your tendons, such as hill running. If you participate in a strenuous activity, warm up first by exercising at a slower pace. If you notice pain during a particular exercise, stop and rest. Choose your shoes carefully. The shoes you wear while exercising should provide adequate cushioning for your heel and should have a firm arch support to help reduce the tension in the Achilles tendon. Replace your worn-out shoes. If your shoes are in good condition but don't support your feet, try arch supports in both shoes. Stretch daily. Take the time to stretch your calf muscles and Achilles tendon in the morning, before exercise and after exercise to maintain flexibility. This is especially important to avoid a recurrence of Achilles tendinitis. Strengthen your calf muscles. Strong calf muscles enable the calf and Achilles tendon to better handle the stresses they encounter with activity and exercise. Cross-train. Alternate high-impact activities, such as running and jumping, with low-impact activities, such as cycling and swimming.

ABRUPTIO PLASENTA

ABRUPTIO PLASENTA Definisi Apa itu abruptio plasenta? Abruptio Plasenta adalah lepasnya plasenta sebelum waktunya. Hal ini jarang terjadi namun merupakan komplikasi yang serius dalam kehamilan. Plasenta memberikan nutrisi pada bayi selama kehamilan. Pada abruptio, plasenta lepas dari dinding dalam rahim sebelum kelahiran. Abruptio plasenta dapat dibagi menjadi 3 stadium, I, II, dan III, dari ringan hingga berat. Seberapa umumkah abruptio plasenta? Abruptio plasenta jarang terjadi namun sangat serius. Wanita hamil lebih berisiko saat trimester ketiga tetapi hal ini dapat terjadi setelah minggu ke-20. Hanya sekitar 1% dari seluruh wanita hamil mengalami abruptio plasenta. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Tanda-tanda & gejala Apa saja tanda-tanda dan gejala abruptio plasenta? Gejala yang sering terjadi pada abruptio plasenta yaitu: Perdarahan rahim, kontraksi rahim yang tidak normal, dan gawat janin yang dapat diperiksa dari denyut jantung janinKontraksi rahim yang sangat nyeriLemas, tekanan darah rendah, denyut jantung cepat, nyeri perut, dan nyeri punggung Selain itu, gejala yang muncul dapat berbeda tergantung pada tingkat keparahan abruptio plasenta (stadium I, II, dan III): Stadium I: perdarahan ringan dari vagina, kontraksi ringan pada rahim, tanda vital stabil, dan denyut jantung janin tetap. Waktu pembekuan darah normalStadium II: perdarahan sedang, kontraksi yang tidak normal, tekanan darah rendah, gawat janin, dan kelainan dalam pembekuan darahStadium III: stadium ini merupakan stadium yang paling berat; gejalanya berupa perdarahan dan kontraksi hebat, tekanan darah rendah, kematian janin, dan darah sulit membeku Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Kapan saya harus periksa ke dokter? Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini: Perdarahan vaginaNyeri perutNyeri punggungRasa tegang pada rahim secara terus-menerus Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda. Penyebab Apa penyebab abruptio plasenta? Penyebab utama abruptio plasenta tidak diketahui dengan jelas, namun ini bukanlah kondisi penyakit turunan. Trauma saat kehamilan dapat menyebabkan abruptio plasenta: Trauma langsung pada daerah perut (karena jatuh, kecelakaan mobil, terpukul atau jatuh saat bekerja)Akibat luka jarum suntik di plasenta pada tempat yang salah, perdarahan, hematoma terbentuk setelah saling mengelupas Jika tips cephalic eksternal dari dokter kandungan dan petugas kesehatan tidak tepat, hal ini juga menyebabkan risiko abruptio plasenta. Faktor-faktor risiko Apa yang meningkatkan risiko saya untuk abruptio plasenta? Ada banyak faktor risiko untuk Abruptio plasenta, yaitu: Riwayat abruptio plasenta: Jika Anda pernah mengalami abruptio plasenta pada kehamilan sebelumnya, Anda berisiko untuk mengalami abruptio plasenta di kehamilan selanjutnyaTekanan darah tinggi: Tekanan darah tinggi meningkatkan risiko abruptio plasenta pada wanitaTrauma pada perut: benturan pada perut Anda (misalnya kecelakaan) meningkatkan risiko abruptio plasentaPenyalahgunaan obat: Abruptio plasenta dapat lebih mungkin terjadi jika Anda merokok atau mengkonsumsi kokain selama kehamilanPecahnya kantong amnion sebelum waktunya: Selama kehamilan, janin dikelilingi oleh lapisan pelindung yang disebut kantong amnion. Risiko abruptio plasenta meningkat jika kantong amnion pecah sebelum kelahiranKelainan pembekuan darah: Segala kondisi yang berpengaruh terhadap pembekuan darah meningkatkan risiko abruptio plasentaKehamilan multipel: Jika Anda beranak kembar dua atau tiga, kelahiran pertama dapat mengakibatkan perubahan pada rahim, menyebabkan abruptio plasenta sebelum kelahiran bayi keduaUsia Anda: Abruptio plasenta lebih sering terjadi pada wanita usia tua, khususnya lebih dari 40 tahun Pengobatan Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda. Apa saja pilihan pengobatan saya untuk abruptio plasenta? Terapi diberikan di rumah sakit. Tim medis yaitu dokter dan perawat akan menstabilkan kondisi Anda terlebih dahulu. Anda akan mendapat cairan dan injeksi untuk menstabilkan tekanan darah dan mempertahankan jumlah urin yang keluar. Pada kasus darurat, dokter akan melakukan operasi sesar atau transfusi darah. Sebagian besar bayi cukup bulan memiliki status berbeda untuk dapat dilahirkan secara normal, namun butuh dokter spesialis anak. Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk abruptio plasenta? Abruptio plasenta dapat didiagnosis dengan beberapa cara: Pemeriksaan riwayat kesehatanPemeriksaan fisikPemeriksaan darah dan pemeriksaan laboratorium lainnya Pengobatan di rumah Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi abruptio plasenta? Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi: Melakukan pemeriksaan kontrol kehamilan secara rutin untuk deteksi abruptio plasenta untuk mendapat penanganan segera di rumah sakitPengobatan untuk penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi untuk menurunkan risiko abruptio plasenta Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

ABRASI KORNEA

ABRASI KORNEA Definisi Apa itu abrasi kornea? Tiba-tiba terdapat goresan di atas permukaan kornea karena benda asing. Kornea adalah lapisan cairan transparan di luar bola mata, yang bertindak sebagai “perisai”, digabung dengan vitreous dan retina memfokuskan cahaya dari gambar menuju retina di dalam bola mata. Benda asing ini, misalnya debu, butiran pasir, serangga kecil, dapat masuk ke dalam mata dan menempel di kornea. Jika tidak mendapatkan perawatan dengan tepat, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan kornea permanen Seberapa umumkah abrasi kornea? Abrasi kornea dapat muncul secara tiba-tiba pada semua usia dan saat menjalankan aktivitas normal seperti olahraga menyetir kendaraan, memperbaiki barang, atau bahkan secara tidak sengaja memukul bagian kornea. Anda bisa membatasi penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko. Selalu konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut. Tanda-tanda & gejala Apa saja tanda-tanda dan gejala abrasi kornea? Kebanyakan, jika ada benda asing di dalam kornea, mata akan memerah, pedih dan sensitif terhadap cahaya. Penglihatan mungkin menjadi buram untuk sementara. Jika benda asing menyebabkan abrasi kornea, Anda mungkin merasa: Mata memanas, iritasi, sakit, memerah atau berairPenglihatan tergangguOtot di sekitar mata terus bergerak Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda. Kapan saya harus periksa ke dokter? Ketika benda asing tersangkut di dalam mata, temui dokter untuk mendapatkan perawatan terbaik. Anak-anak: hubungi dokter anak jika anak mengalami gangguan penglihatan, sakit mata, mata memerah atau berairDewasa: temui dokter jika Anda tidak dapat mengambil benda asing dari dalam mata atau merasa mata menyembul meskipun telah membuang benda asing di dalam mata, atau penglihatan yang buram, mata berdarah Dokter akan memandu dan menyediakan perawatan untuk mencegah abrasi kornea mendadak. Penyebab Apa penyebab abrasi kornea? Terdapat banyak penyebab abrasi kornea mendadak. Benda asing yang terbang atau menempel di dalam mata adalah penyebab utama abrasi kornea. Benda asing seperti debu, partikel pasir yang lama menempel di kelopak mata dapat menggores kornea saat mengedipkan mata. Asap rokok, mengenakan lensa kontak terlalu lama, menggosok mata atau kontak langsung dengan sinar matahari juga bisa menyebabkan abrasi kornea. Faktor-faktor risiko Apa yang meningkatkan risiko saya untuk abrasi kornea? Peluang kornea tergores atau benda asing yang terbang ke dalam mata menjadi lebih tinggi jika Anda: Mengenakan lensa kontakBekerja di lingkungan penuh asap seperti toko kayu, pabrik tekstil, tanpa memakai kacamata pelindungTinggal di tempat yang berpasir atau terkontaminasiBermain olahraga seperti bisbol, basket Pengobatan Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda. Apa saja pilihan pengobatan saya untuk abrasi kornea? Dokter bisa menawarkan pengobatan yang cocok berdasarkan status luka pada mata dan jenis benda asing. Biasanya, dokter akan menggunakan obat tetes mata atau salep yang mengandung steroid atau obat anti radang nonsteroid (nonsteroidal anti-inflammatory/NSAID) untuk mengurangi radang dan mencegah tergoresnya kornea. Anda mungkin disarankan menggunakan obat tetes mata antispasmodic untuk meredakan rasa sakit dan mengurangi iritasi otot. Seandainya benda asing masuk terlalu dalam, Anda mungkin harus menjalani operasi. Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk abrasi kornea? Dokter akan mendiagnosis dengan mengamati spesialis mata dengan peralatan khusus. Anda mungkin memerlukan obat tetes mata yang mengandung pigmen biologis untuk mata kecil, yang membantu dokter menganalisis luka kornea lebih mudah dan akurat. Pengobatan di rumah Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi abrasi kornea? Jika kornea tergores, Anda harus mempertahankan rutinitas di bawah ini agar pengobatan lebih efektif: Gunakan obat tetes mata dan salep sesuai petunjuk, dan obat-obatan dari dokterSelalu istirahatkan mata setelah bekerja dalam waktu yang lamaBeritahu dokter jika mata Anda terasa pedih, iritasi atau kondisi kornea memburukSelalu pakai kacamata pelindung saat bekerja Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

BERSIHKAN MUKA DENGAN CARA INI

Sekilas Perawatan Wajah Alami  Gunakan pembersih yang lembut untuk mencuci muka. Perawatan wajah yang baik dimulai dengan wajah yang bersih dan segar, jadi gunakan pembersih favorit Anda untuk membersihkan riasan, kotoran dan keringat dengan lembut sebelum Anda mulai. Basahi wajah Anda dengan air hangat, terapkan pembersih menggunakan gerakan melingkar yang lembut, dan bilas wajah Anda dengan air hangat ketika Anda selesai. Gunakan air hangat atau sejuk, bukan panas atau dingin. Air dengan suhu ruang merupakan yang paling baik untuk kulit wajah Anda. Jika Anda ingin membuat pembersih yang mewah sendiri, coba gunakan minyak. Usapkan minyak zaitun, minyak buah badam atau minyak jojoba pada kulit Anda, kemudian bersihkan dengan handuk yang dibasahi dengan air hangat. Ini merupakan penghapus riasan yang baik dan membuat kulit Anda lembut dan lembab. Lakukan pengelupasan dengan scrub buatan sendiri. Ciri khas perawatan wajah yang bagus adalah kulit yang tampak segar dan cerah. Pengelupasan merupakan bagian yang sangat penting dari proses perawatan ini. Gosokkan scrub menggunakan gerakan melingkar yang lembut untuk mengelupaskan kulit mati dan menampilkan kulit segar yang ada di bawahnya. Anda dapat membuat scrub sendiri di rumah dengan menggunakan semua produk alami Anda mungkin sudah ada di dapur Anda. Cobalah salah satu dari kombinasi ini Untuk kulit berminyak: campurkan 1 sdt gula, 1 sdt madu dan 1 sdt air  Untuk kulit normal: 1 sdt bubuk havermut, 1 sdt madu dan 1 sdt susu Untuk kulit kering: campurkan 1 sdt bubuk buah badam, 1 sdt madu dan 1 sdt minyak zaitun Bilas wajah Anda. Gunakan air hangat untuk membilas scrub dari wajah. Pastikan untuk membilas dengan seksama di sekitar mata dan hidung sehingga tidak ada scrub yang tertinggal pada wajah Anda. Setelah selesai, keringkan wajah Anda menggunakan handuk lembut dengan cara menepuk-nepuknya secara perlahan. Lakukan pijat wajah. Memijat wajah Anda akan meningkatkan sirkulasi dalam jaringan wajah Anda, membuat kulit Anda terasa dan terlihat segar. Selain membuat kulit terlihat cantik, tindakan ini juga membantu mengurangi pembengkakan dan keriput dan mengurangi stres. Lakukan pijat wajah menggunakan teknik ini: Pijat pipi Anda menggunakan ujung jari Anda dengan gerakan melingkar yang lebar. Gerakkan jari Anda ke lubang hidung Anda, melewati tulang pipi Anda dan kembali lagi. Ulangi selama satu menit. Pijat dahi Anda, dimulai dari pelipis dan bergerak ke bagian tengah dahi. Ulangi selama satu menit. Pijat daerah mata Anda, mulai dari lengkungan alis Anda, bergerak turun melewati sudut luar mata Anda, mengusap ringan di bagian bawah mata Anda ke arah hidung, dan kembali ke alis. Ulangi selama satu menit.

Indonesia Merupakan Negara Dengan Internet Paling Murah Ketiga di Dunia

Website TELKOMSEL diretas oleh hacker
Website TELKOMSEL diretas oleh hacker
Situs Telkomsel diretas sedari pagi sebelum akhirnya pulih di sore hari. Hacker memberi pesan bahwa Telkomsel memberikan tarif internet mahal.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah pun angkat bicara. Menurutnya tarif internet yang ditawarkan oleh anak perusahaan Telkom ini tidak mahal.

"Bicara tarif internet secara umum di Indonesia, bahwa kita itu paling murah ketiga di dunia. Itu kira-kira kondisi kita pada saat ini," ujar Ririek di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Baca Juga : Kronologi Hacker yang Menyerang Website TELKOMSEL

Lebih lanjut, Ririek menuturkan ada tiga hal kenapa tarif internet dirasa paling mahal. Tiga hal itu dilihat layanan telekomunikasi secara luas.

Pertama adalah harga terjangkau. Dikatakan Ririek bahwa Telkomsel menawarkan tarif dengan harga terjangkau, tapi tidak terlalu murah juga.

"Karena kalau terlalu murah gak baik buat masyarakat juga," ucapnya.

Kedua tentang keberlanjutan. Percuma menyediakan tarif dengan harga terjangkau, tapi penyedia telekomunikasi atau operatornya tidak memberikan kualitas yang mumpuni kepada pelanggan.

Ketiga yaitu soal jangkauan. Anak perusahaan Telkom ini senantiasa selalu berupaya untuk menghadirkan layanannya dari Sabang sampai Merauke.

"Telkomsel selalu memberikan harga, kualitas, dan jangkauan tidak hanya di kota-kota besar di Pulau Jawa tapi di seluruh Indonesia dengan layanan semaksimal mungkin," kata Ririek.

Soal Tarif Telkomsel yang Mahal

Hacker yang meretas situs Telkomsel mengeluhkan tentang mahalnya tarif data internet operator itu. Apa benar tarif internetnya lebih mahal dari negara lain?

Jawabannya: tidak! Itu menurut pendapat Sekjen Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi ITB Muhammad Ridwan Effendi. Dalam catatannya, tarif internet Telkomsel dan operator lainnya, tidak lebih mahal.

"Tarif data internet Telkomsel masih sangat wajar. Bahkan, kita masih termurah di dunia sesudah India," ujar Ridwan yang sempat dua periode menjabat sebagai anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) kala dihubungi, Jumat (28/4/2017).

Klaim itu disampaikan olehnya berdasarkan pengalamannya dengan operator di luar negeri. Dipaparkan Ridwan, operator seluler di Amerika Serikat, misalnya, menawarkan tarif 40 USD atau sekitar Rp 520 ribu untuk paket 8GB.

"Di kita ada paket yang 45 ribu. Di luar coba, di Spanyol Rp 500 ribu, di Amerika Rp 520 ribu. Kemarin di Cordoba, saya kena 30 euro untuk paket yang sama. Untuk tarif voice relatif sama, 10 sen per menit. Sekitar Rp 1.700 per menit. Sementara kalau di Inggris, sekitar 15 sen poundsterling per menit atau Rp 3.000 per menit," ujarnya.

Dengan demikian, tarif voice atau percakapan suara di luar negeri, rata-rata masih lebih tinggi dua kali lipat. Bahkan, tegas Ridwan, tarif data di luar negeri bisa sampai dengan 10 kali lipat lebih mahal dibanding operator di Indonesia.

"Jadi kalau voice, walaupun di luar negeri lebih mahal, ordenya masih 1-2 kali lebih mahal. Beda dengan data kan, jauh lebih mahal. Tarif voice di luar sama di kita sampai dengan dua kali saja, tapi kalau tarif data bisa sampai dengan sepuluh kalinya di kita," ucapnya.

Website TELKOMSEL yang tidak secure
Website TELKOMSEL yang tidak secure
Dengan kondisi ini, justru Ridwan menilai, operator pada saat ini masih lebih banyak melakukan subsidi silang dari layanan voice ke data. Justru jika hal itu diterapkan ke pengguna, akan tidak adil bagi masyarakat luas.

"Semua operator sekarang ini mensubsidi harga paket data dari revenue voice. Dari sisi kerakyatan ini sangat tidak adil, revenue voice kebanyakan berasal dari masyarakat menengah ke bawah, sementara pemakai data adalah masyarakat menengah ke atas," papar Ridwan.

"Perlu disadari pada saat ini tarif paket data retail kebanyakan masih di bawah ongkos produksi. pada saat ini terbukti efek gunting itu, dimana trafik data melesat semakin tinggi, sementara revenue operator datar-data saja. Kelihatannya Telkomsel ingin mengurangi gap itu," jelasnya lebih lanjut.

Sementara menurut Adita Irawati, Vice President Corporate Communications Telkomsel, tarif yang mereka tawarkan ke pelanggan merujuk pada komponen biaya jaringan, termasuk untuk kebutuhan akses bandwidth internasional.

Ia pun berterima kasih dan menghargai keluhan masyarakat pengguna soal tarif kuota Internet. Hal ini, menurutnya, telah menunjukkan bahwa produk seluler Telkomsel digunakan oleh masyarakat luas.

"Untuk itu, Telkomsel menawarkan berbagai pilihan paket Internet kepada pelanggan, dengan berbagai pilihan harga. pada saat ini, pelanggan Telkomsel mencapai 169 juta pelanggan dimana sekitar 50% diantaranya tercatat sebagai pelanggan 3G/4G," ujarnya.

"Terkait tarif tentunya ini berkaitan dengan kualitas yang ingin kami berikan agar pelanggan dapat menikmati layanan broadband Telkomsel di mana pun mereka berada," papar Adita lebih lanjut.

pada saat ini layanan Telkomsel hadir di 95% wilayah populasi Indonesia melayani seluruh pelanggan hingga ke pelosok negeri dan bahkan hingga perbatasan. Layanan 4G Telkomsel juga telah hadir di sekitar 500 ibu kota/kabupaten untuk memberikan pelanggan pengalaman internet cepat.

Telkomsel juga telah melaksanakan pembangunan sekitar 25,000 BTS baru sepanjang 2016, yang mana 92% diantaranya merupakan BTS 3G/4G. Total pada saat ini, Telkomsel memiliki total BTS sekitar 137,000 unit, dengan komposisi BTS 3G/4G sebesar 61%.

"Semua ini tentunya kami tujukan untuk bisa membantu masyarakat memperoleh akses telekomunikasi yang dapat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia," pungkas Adita.

Variasi Skema Tarif di Setiap Provider

Dari pemaparan Telkomsel sebelumnya, operator seluler yang identik dengan warna merah ini menawarkan skema tarif yang cukup bervariasi. Namun justru variasi itu yang dikeluhkan oleh sang hacker pada saat mengusili tampilan situs Telkomsel.

"Gue kagak butuh HOOQ, VIU, iming-iming kuota music ame video lu. Gue cuma butuh KUOTA INTERNET. TITIK," demikian tulis sang peretas yang mengganti tampilan situs Telkomsel dari merah putih menjadi hitam kelam, Jumat (28/4/2017).

Telkomsel sebelumnya memang menggandeng sejumlah mitra sebagai penyedia konten. Untuk konten musik, digandenglah mitra seperti Joox, Guvera, dan LangitMusik, serta Viu dan Hooq untuk konten video.

Telkomsel menawarkan paket Music Max dengan kuota 2GB dengan harga Rp20.000. Penawaran itu berlaku untuk masa aktif selama 30 hari. Itu artinya mereka yang berlangganan paket ini dapat memutar lagu sepuasnya di aplikasi musik seperti Joox, Guvera, LangitMusik, aplikasi radio Prambors dan Gen FM.

Sementara untuk konten video, Telkomsel punya Viu, Hooq, dan Catchplay. Untuk mengaksesnya, pelanggan Telkomsel harus punya paket data VideoMax.

Paket VideoMax untuk Hooq bervariasi dari Rp 20.000 hingga Rp50.000. Harga Rp20.000 berlaku untuk pemakaian 30 hari dengan jumlah data 3GB. Sementara di harga Rp50.000 berlaku untuk 30 hari dengan kapasitas 7GB.

Sedangkan paket VideoMax untuk Viu dibanderol Rp80.000 untuk masa aktif 30 hari dengan kapasitas 12GB. Namun itu semua merupakan paket tambahan.

Di luar Viu dan Hooq, Telkomsel juga menawarkan layanan video streaming dari Catchplay, perusahaan asal Taiwan. Mereka menawarkan data 2GB untuk menonton berbagai film dengan masa aktif 30 hari dengan harga Rp66.000.

Jika dibandingkan kompetitor, Telkomsel punya jenis paket hiburan yang lebih variatif. Indosat misalnya dengan IM3 Ooredoo menawarkan semua 'paket sampingan' dalam satu paket internet besar bernama Freedom Combo.

Pengguna yang memakai paket internet itu bisa sekaligus menikmati layanan musik Spotify dan layanan video Iflix tanpa perlu membeli paket tambahan lain.

Harga paket Freedom Combo pun bervariasi mulai dari Rp59.000 dengan bonus 1GB untuk akses Spotify dan Iflix hingga paket senilai Rp199.000 dengan bonus akses kedua layanan itu sebanyak 5GB.

Cakupan

1 Jutaan 2 Jutaan 22 Cakepan Komplit Wangsalan Sinden 3 Handphone Termahal Di Dunia 3 Jutaan 3 Smartphone 2017 New Dari SAMSUNG 3 SMARTPHONE TERMURAH 2017 4G LTE 3 SUREFIRE STEPS PUT THE AD CODE TO FLY 3 Toyota Products Expensive In Indonesia 3G 4 Jutaan 4 TINDAKAN PENYEBAB ANAK MENJADI PEMBOHONG Acer Advan Aku Ewa Alamat Service Center ALL NEW FREED Produk HONDA JEPANG 2017 Amerika Serikat Android Android Jelly Bean Aplikasi Apple Apple iPhone Apple iPhone 6S Apple iPhone 8 Release This Year Apple Watch Arjuna art ASUS ASUS AKAN RILIS SMARTPHONE BARU Asus Zenfone Atasi Kejang Otot Kaki avatar Award Baladev Bank Online Xiaomi Barrack Obama Berita Teknologi bhisma bima BlackMarket Blogger Blogspot Bogor budaya Budaya Jawa Budaya Jawa Warisan Leluhur Budaya Nginang /Nyirih Budaya Ruwatan budayajawawarisanleluhur Budhalan Lancaran Wrahatbala Kaseling Ladrang Samiran Laras Slendro Pathet Manyura Cakepan ( LIRIK) dan Notasi Lelagon Lancaran Simpang Lima Laras Pelog Pathet Nem Candi Cetho Cara Atasi Muntaber Cara Tradisional Penyakit Maag Cerita Sesaji Rajasuya Corolla dan Prius Hadir Di India Cubot dalang Dara Muluk Daydream Developer DHAYOHE TEKA Donald Trump Ducati will produce 50 Models In 2017-2020 Ekosistem Elephone S8 Will Release in 2017 ELING ELING PASEMON Ldr. Pl. 6 Facebook FERRARI F40 DIJUAL 13 MILIYAR Fitbit Gadget Game gamelan Gatal – Gatal (Pruritus) Gendhing Beksan Srimpi Ganda Kusuma Gonorhoe Google Hacker Handphone Lte Murah Infinix Hot 3 LTE X553 Harapan Penderita HIV AIDS Hardware Harga Harga Handphone Harga Handphone Android Harga HP Harga Smartphone Harga Smartphone Samsung HEALTY HERBAL Herbal Medications For Rheumatic Honor Huawei Huawei Mate 9 indonesia Indosat Info Seputar Kangker Info Teknologi INFORMASI INI DIA SI JENIUS SANGKUNI INI LAH TOKOH UTAMA DALAM PEWAYANGAN YANG MENJADI MOTIVASI PARA WANITA inspirasi Instagram Intel Internet iPhone Jadwal MotorGp 2017 Jakarta jazz Jineman Mendes Slendro Sanga (Cakepan dan Foto Notasi) Kamera 5MP Kamera DSLR KARAPAN SAPI MADURA Karya Anak Bangsa Kawasaki Lahirkan Ninja H2 Dan H2R Kesempatan Kerja Khasiat Kacang Adas Kisah Nyata Komputer Komputer Super Cepat Jepang KORBAN NISSAN NAVARA YANG PATAH TULANG BERUSIA 50 TAHUN Kreatifitas Unik Dan Jahil Anak Sekolah Krishna kurava Ladrang Kagok Semarang ( Notasi Dan Cakepan lakon Lancaran Ayun Ayun Tanjung Gunung Pelog Pathet Nem (cakepan dan foto notasi ) Lancaran GAMBUH Laras Pelog Pathet Nem Lancaran GAMBUH PANGATAG Lancaran Pelog Pathet Lima Lancaran GANDRUNG MANGU Laras Slendro Pathet Manyura Lancaran GOYANG SEMARANG Lancaran GUDHEG YOGYA Laras Pelog Pathet Lima Lancaran IRIS IRISAN TELA Lancaran KENDANG SEMARANG Lancaran KEPLOK AWE AWE Lancaran KUDA NYONGKLANG Lancaran LESUNG JUMENGGLUNG Lancaran LUMBUNG DESA Lancaran MAESA KURDA Lancaran MANGRO TINGAL Lancaran MANUK Lancaran Mikat Manuk Lancaran Mulya (KABE) Laras Slendro Pathet Sanga Lancaran Slendro Pathet Sanga Lancaran Slendro Pathet Sanga (lirik/Cakepan dan Foto Notasi) Lancaran Slendro pt. Manyura Langgam Ali - ali ( Cakepan dan Foto Notasi ) Langgam Caping Gunung ( Cakepan/ Lirik dan Foto Notasi ) Laptop Laras Pelog Pathet Barang Laras Pelog Pathet Nem Laras Slendro Pathet Manyura Laras Slendro Pathet Sanga Ldr. Dirgahayu Minggah Ktw. Pamuji dawah Lancaran Dolan Menyang Solo Pathet Slendro Manyura Leagoo LeEco Akan Rilis LeEco Dual 3 Tahun 2017 Legend Lenovo LG LG PJ9 Speaker Melayang 2017 Logika Teknologi mahabarata Masalah Mata Merah Masalah Rambut Melegakan Perut Menambah Nafsu Makan Mencegah Penyakit Liver Mencegah Reumatik Mencuci Luka Berdarah Mengatasi Amandel Mengatasi Batuk Mengatasi Demam Mengatasi Diare Mengatasi Disentri Mengatasi Influenza Mengatasi Jerawat Mengatasi Kencing Batu Mengatasi Keputihan Mengatasi Masalah Gusi Mengatasi Masalah Kulit Mengatasi Mulas Mengatasi Pencernakan yang Terganggu Mengatasi Pendarahan Rahim Secara Alami Mengatasi Rambut Rontok Mengatasi Sakit Pinggang Mengatasi Wasir Berdarah Menghilangkan Rasa Dingin Menghilangkan Rasa Lelah Mengobati Bibir Sariawan Menjadikan Suara Merdu Menurunkan Asam Urat Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Meredakan Nyeri Sendi Mitsubihi Terjunkan Low MPV Tahun 2017 Motorola Musik Muslim Dilarang Masuk Amerika Naskah Pagelaran Wayang Lakon Anoman Duta New Action Movie The Fate of the Furious (Fast 8) Rilis 14 April 2017 New Nissan Serena Muncul Dengan Desain Sporty New Nokia Products Nintendo Nintendo Switch Nokia NOKIA 3310 AKAN RILIS BERSAMA ANDROID 3 Norma Jawa Notasi Dan Cakepan ( LIRIK ) Ladrang Ondhe - Ondhe Semarangan Pl. Br Ciptaan Ki Narto Sabdo Notasi dan Cakepan ( LIRIK ) Ladrang Pariwisata Bablas Lancaran Mbok Ya Mesem Notasi dan Cakepan (Lirik)Kaduk Rena Ketawang Slendro Sanga Notasi Gerongan Ladrang Sumyar Ladrang Laras Pelogl Pathet Barang Irama Tanggung Obat Rambut Rontok Oppo OTOMOTIF OTOMOTIF TOYOTA YARIS TERBARU 2017 Overcome Hair Loss Overcome Performance Slow Android Smartphone Panasonic pandawa Pembelajaran Penerapan Perang Gagal PERANG KEMBANG Pioneer Figure Of Campursari Ponsel Pulogadung puppet puppet java Quad Core Ransomware Realme Resep Makanan Review Sains dan Teknologi Sakit Kencing Nanag Sakit Kencing Nanah Samsung SANG SINDHEN MAESTRO NYI H.j SUPADMININGTYAS Sastra Search Engine Sejarah Kethoprak Sejarah Nama Buaya Hingga Menjadi Innova SENI sesaji Setyaki Lahir ( Balungan Lakon Bahasa Indonesia ) Seven Surefire Way Save Battery Life With Android Skuter NIU N1S Civic Smart City SMARTPHONE MURAH RAM 4 GB ASUS ZENFONE 2 ZE551ML Smartphone Produk Baru Dari LG Snapchat Software Sony Xperia Sony Xperia XZ 2017 Sosial Media Spesifikasi dan Harga APPLE IPHONE 5 C Spesifikasi Samsung SPESIFIKASI XIAOMI MI NOTE PRO Star Wars Menjadi Tema Smartphone Sharp Sukabumi Super Mario Tablet Tahun 2017 Xiaomi Hadirkan Mi7 Teknik Sabet Wayang TEKNOLOGI Teknologi Informasi Telkom Indonesia Telkomsel TENOLOGI Tentang Mifi Andromax M3z Tetap Langsing Setelah Melahirkan The Ancient Book Of The Beginning Shape Of Tembang ( Kakawin ) Tips Tips and Tricks Tips and Trik Traditional Medicine Ulcer Disease Treat A Swollen Tonsils Tugas MTI Tutorial Twitter Type Of Story Puppet ( Wayang Kulit ) Unique Smartlet 2017 visnu Vivo Wawancara wayang wisnu Xiaomi Yahoo Yamaha Youtube yudhistira