logo

Batalnya Intel Developer Forum

Batalnya Intel Developer Forum


Produsen mikroprosesor Intel memastikan batal menggelar konferensi besar yang mereka adakan setiap tahun. Keputusan Intel tersebut tak lepas dari kondisi pasar personal computer (PC) yang makin lesu dari tahun ke tahun.

Berdasarkan laporan Business Insider, ajang tahunan Intel Developers Forum (IDF) rencananya akan berlangsung pada 15 - 17 Agustus di San Francisco. Namun melalui situs Intel baru diketahui bahwa mereka batal menyelenggarakannya.

"Intel telah mengubah portofolio acaranya dan memutuskan meninggalkan program IDF di masa depan," tulis Intel di situs resminya, Selasa 18 April 2017.

Keputusan menghentikan IDF ini tak berlaku untuk tahun ini saja, tapi juga untuk selamanya. Padahal selama ini IDF menjadi tempat Intel memamerkan produk dan teknologi terbaru mereka setiap tahunnya.

IDF merupakan ajang Intel memperkenalkan beberapa produk populer mereka seperti prosesor generasi ke-6 dan ke-7 yang biasa disebut Skylake dan Kaby Lake. Di ajang ini pula, Intel memamerkan ke publik teknologi penyimpan data bernama Optane yang diklaim lebih canggih dari HDD maupun SSD biasa.

Keputusan Intel menghapus IDF dari kalender mereka tak bisa tidak dikaitkan dengan keadaan pasar PC yang melemah lima tahun terakhir. Meroketnya ponsel cerdas dan tablet merupakan faktor utama yang menenggelamkan PC.

Selain itu, faktor inovasi yang cenderung minim membuat PC makin ditinggal konsumen. Padahal di sisi lain, teknologi ponsel berkembang dengan cepat.

Data dari IDC menunjukkan pengiriman PC ke pasar di seluruh dunia di tahun 2016 berada di angka negatif sebesar 5,7 persen, turun menjadi 260.183.000 unit dari 275.790.000 unit.

Itu sebabnya Intel dikabarkan bakal beralih fokus ke pengembangan sektor teknologi baru seperti mobil swakemudi, kecerdasan buatan, dan Internet of Things. Sehingga ada kemungkinan Intel akan menggelar beberapa ajang yang lebih kecil dari IDF untuk memperkenalkan produk terbaru mereka di tiga sektor baru tadi.

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact