logo

Iklim Dan Lingkungan Yang Cocok Untuk Jamur Kuping

Iklim Dan Lingkungan Yang Cocok Untuk Jamur Kuping

Jamur kuping dapat ditemukan sepanjang tahun di daerah yang beriklim dingin (suhu sekitar 12° C) sampai dengan daratan tropis beriklim panas (suhu sekitar 36° C) dan tumbuh optimal pada kisaran suhu 26° C-28° C.

Jamur kuping merah banyak ditemukan di Thailand dan kawasan Indochina. Sedangkan jamur kuping yang banyak berkembang di Indonesia, Malaysia, Filipina, dan negara-negara Asia lain adalah jamur kuping hitam.

Jamur kuping adalah "tanaman" saprofit. Miselium jamur tumbuh optimal dalam keadaan gelap dan kondisi asam (pH 3-7 dan pH optimal sekitar 4,5 - 5,5). Sebaliknya, tubuh buah jamur kuping tidak tumbuh di tempat-tempat yang gelap.

Jamur kuping membutuhkan cahaya matahari untuk merangsang pertumbuhan tubuh buah. Jamur kuping tumbuh normal pada penyinaran di bawah 50 lux. Tetapi, cahaya matahari yang menembus permukaan tubuh buah jamur akan merusak dan menyebabkan kelayuan.

Pertumbuhan jamur kuping hanya memerlukan sinar yang bersifat menyebar (diffuse light).

Masa pertumbuhan miselium jamur kuping membutuhkan kelembaban udara sekitar 60%-75%, tetapi untuk merangsang pertumbuhan sel-sel tubuh buah membutuhkan kelembaban udara sekitar 80%-90%.

Miselium jamur kuping tumbuh optimal pada media tumbuh yang memiliki kandungan (kadar) air sekitar 62%. Media tumbuh yang mengandung kadar air kurang dari 50% atau lebih besar dari 65% akan menghambat pertumbuhan miselium jamur.

Jamur kuping dapat tumbuh dan berkembang pada berbagai macam kayu di sembarang tempat. Tetapi, jamur kuping tumbuh optimal pada kayu lapuk yang tersebar di dataran rendah sampai lereng pegunungan atau kawasan yang memiliki ketinggian antara 600 m-800 m di atas permukaan laut dengan kelembaban 80%-90% serta suhu udara berkisar 20° C-30° C.

Kondisi lingkungan optimum untuk pertumbuhan jamur kuping adalah ditempat-tempat yang teduh dan tidak terkena pancaran (penetrasi) sinar matahari secara langsung, sirkulasi udara lancar, angin spoi-spoi basah, dan kandungan oksigen dalam udara cukup tinggi.

Jamur kuping adalah "tanaman" saprofitaerob yang membutuhkan oksigen sebagai senyawa pertumbuhan.

Sirkulasi udara yang lancar akan menjamin pasokan oksigen. Terbatasnya kandungan oksigen udara di sekitar tempat tumbuh jamur kuping akan mengganggu pembentukan tubuh buah.

Jamur kuping yang tumbuh di tempat tempat yang kekurangan oksigen memiliki tubuh buah abnormal. Kebanyakan, tubuh buah jamur kuping yang tumbuh di tempat (lingkungan) yang kekurangan oksigen mudah layu dan mati.

Demikian pula, pertumbuhan miselium dan tubuh buah jamur kuping membutuhkan zat makanan berupa nutrisi yang terkandung dalam pupuk ataupun bahan lain.

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact